Profil Gus Rozin Bangun BPRS untuk UMKM di Sekitar Pesantren
Gus Rozin merintis BPRS di Pati sejak 2005 untuk memperluas akses modal UMKM dan memperkuat ekosistem ekonomi syariah pesantren.
Relawan pasangan Yuni Satia Rahayu-Danang Wicaksana Sulistya (JIBI/Harian Jogja/dok.)
Pilkada Sleman disosialisasikan dengan berbagai cara.
Harianjogja.com, SLEMAN-Relawan pendukung pasangan Yuni Satia Rahayu-Danang Wicaksana Sulistya mengkampanyekan calon bupati dan wakil bupati nomor urut saty ini dengan cara kreatif dan unik, yakni layanan wifi gratis untuk rakyat di sejumlah angkringan.
Gerakan ini dapat menjadi materi sosialisasi ke pemilih berpartisipasi aktif di pilkada serentak, Rabu Pahing (9/12/2015).
Di Angkringan Mas Jono Buk Pentung Triharjo, Sleman misalnya setelah mendapatkan akses wifi internet ini, pengunjung bisa dapat bonus akses gratis.
"Cara kampanye ini sederhana sebenarnya tapi pas dan bisa kita ingat pesannya, mencoblos pasangan calon yang dikampanyekan," kata pengunjung, Wahyu Sulistio.
Tyas, pemilik toko bangunan di Godean juga mengakui pilihan berkampanye dengan memanfaatkan akses internet ini cukup unik. Setiap orang sebenarnya bisa berbagi dengan cara masing-masing.
"Ini juga menunjukan komitmen calon untuk benar-benar bisa sediakan akses internet di ruang publik. Nanti kalau terpilih kita pasti tagih," katanya.
Yuni Satia Rahayu menyatakan soal wifi gratis akan lebih baik jika benar benar dimanfaatkan untuk akses informasi yang berguna.
"Wi fi gratis ini bisa bermanfaat untuk beragam hal. Orang tua juga tak perlu khawatir karena sudah ada pengamanan situs apa saja yang boleh di akses anak-anak, " kata Yuni Satia Rahayu, Rabu (2/12/2015), di sela semaan Al Quran di rumah kediaman Pugeran Maguwoharjo,Sleman
Seperti diketahui, tim relawan dalam pemenangan pasangan calon bupati dan wakil bupati Sleman nomor urut 1 Yuni-Danang sejak Selasa (1/12/2015) memilih berkampanye dengan meluncurkan program Wifi Untuk Rakyat Sleman.
Sebanyak 50 alat wifi sudah disebar di 17 kecamatan yang ada di Kabupaten Sleman. Ke depan, akan ada tambahan peralatan setelah adanya permintaan dari para pendukung dan titik kumpul relawan.
Pilihan ini dijalankan karena dalam program aksi,salah satu yang digagas adalah mewujudkan ruang terbuka hijau, atau taman, Denggung mini di tiap wilayah kecamatan.
Menurutnya, wifi gratis ini tidak saja untuk kepentingan pemenangan pasangan Yuni-Danang namun juga untuk memajukan masyarakat dengan internet, promosikan internet sehat buat rakyat.
"Akses wifi gratis untuk rakyat Sleman, ini ke depan harus tersedia di ruang-ruang publik yang lebih banyak," kata Yuni Satia Rahayu. Teknologi disebutkan bisa membuat pelayanan menjadi lebih mudah termasuk pemantauannya.
Saat pengawasan program kemiskinan misalnya dengan database yang online atau saling terhubung, pengambil kebijakan bisa saling melihat titik mana saja yang masih belum bagus implementasinya. Penanganan kemiskinan dengan sumber database yang bagus, bisa dikuatkan dengan evaluasi program yang terpantau baik.
"Kalau internet bisa dimanfaatkan dengan baik bisa bawa warga Sleman lebih sejahtera.' katanya.
Shohibul Khoiri, Ketua Gerakan Relawan Sleman menjelaskan kebutuhan jaringan internet publik, wifi gratis ini memang banyak di cari. Di titik keramaian, di warung makan, angkringan, posko, gardu jaga dan ruang publik yang lain, dibutuhkan akses internet.
Setiap ada hotspot Yuni Danang Cabup Sleman, langsung saja masuk kata kunci atau password coblosnomer1 dan akses wifi gratis bisa dinikmati. Sejak di luncurkan kemarin, utamanya yang di angkringan sudah ramai yang memakai akses wifi untuk rakyat Sleman ini.
"Kami sediakan wifi gratis untuk rakyat di 50 titik, nanti dikembangkan lagi sesuai kebutuhan, karena hingga siang ini banyak permintaan untuk wifi untuk rakyat ini," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gus Rozin merintis BPRS di Pati sejak 2005 untuk memperluas akses modal UMKM dan memperkuat ekosistem ekonomi syariah pesantren.
Kelok 23 JJLS Gunungkidul-Bantul hampir rampung dan bakal dilengkapi tiga gardu pandang untuk menikmati panorama Laut Selatan.
DPRD Jogja meminta kantong parkir disiapkan sebelum Malioboro full pedestrian untuk mencegah parkir liar, macet, dan pungutan tak sesuai aturan.
Kejagung menyita aset bos PT QSS Sudianto alias Aseng senilai Rp338,35 miliar terkait dugaan korupsi pertambangan bauksit.
Delapan ASN Gunungkidul dijatuhi sanksi hingga akhir Agustus 2026. Komisi A DPRD mendukung hukuman tegas sesuai tingkat pelanggaran.
Komnas HAM membentuk tim proyustisia untuk menyelidiki dugaan pelanggaran HAM berat dalam Peristiwa Kuda Tuli 27 Juli 1996.