GELOMBANG TINGGI PANTAI SELATAN : Warga Pesisir Pantai Diminta Waspada
Gelombang tinggi tampak bergulung-gulung di Pantai Baron, Kemadang, Tanjungsari, Minggu (24/8/2014). (JIBI/Harian Jogja/Kusnul Isti Qomah)
Gelombang tinggi pantai selatan harus diwaspadai oleh warga pesisir pantai
Harianjogja.com, KULONPROGO-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kulonprogo meminta warga di pesisir pantai waspada terhadap adanya gelombang tinggi. Fenomena tersebut diperkirakan masih berpotensi terjadi hingga April 2016 mendatang.
Beberapa waktu lalu, warga Dusun I, Desa Bugel, Kecamatan Panjatan, Kulonprogo diresahkan dengan adanya gelombang tinggi yang memicu percepatan abrasi pantai.
Jarak rumah dengan bibir pantai yang sebelumnya mencapai 250 meter terus berkurang menjadi sekitar 100 meter. Abrasi itu juga merusak deretan tanaman pandan dan pohon cemara udang yang berfungsi membentengi pantai.
Kepala BPBD Kulonprogo, Untung Waluyo mengatakan, gelombang tinggi cenderung terjadi pada malam hari. Namun, bukan hanya warga Bugel saja yang harus waspada.
“Seluruh kawasan pantai selatan di Kulonprogo sepanjang 24,4 kilometer ini perlu hati-hati,” ungkap Untung, Senin (14/12/2015).
Gelombang tinggi sebenarnya sudah dirasakan sejak awal musim kemarau pada Mei lalu. Untung memaparkan, daratan pinggir pantai umumnya berada pada posisi empat hingga tujuh meter di atas permukaan laut.
Pengikisan atau abrasi sudah bisa terjadi jika ada terjangan gelombang setinggi tiga meter. “Hati-hati dan waspada sampai sekitar Maret atau April nanti,” ujar dia.
Upaya yang dilakukan BPBD Kulonprogo sementara ini adalah sosialisasi untuk meningkatkan pemahaman warga mengenai ancaman gelombang tinggi.
Dia belum bisa memberikan kepastian mengenai kebutuhan pembangunan infrastruktur pelindung, seperti tanggul atau hutan mangrove. Hal itu perlu koordinasi lebih lanjut dengan BPBD DIY. “Perlu ada rencana makro penanggulangan bencana di kawasan selatan,” tutur Untung.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Share