Kejurda MMA DIY 2026 Jadi Ajang Cetak Atlet Potensial
Kejurda IBCA-MMA DIY 2026 di Jogja jadi ajang pembinaan atlet muda dan pencarian bibit potensial menuju level profesional
Sejumlah pengunjung menaiki dan menuruni tangga menuju pelataran Candi Sambisari, Purwomartani, Kalasan, Sleman, Minggu (27/12/2015). (Sunartono/JIBI/Harian Jogja)
Wisata Sleman di Candi Sambisari diminati karena murah dan tidak macet
Harianjogja.com, SLEMAN - Sejumlah tempat wisata yang tidak masuk dalam destinasi unggulan juga diserbu wisatawan selama libur beberapa hari terakhir salahsatunya Candi Sambisari di Purwomartani, Kalasan, Sleman.
Ratusan pengunjung memadati Candi yang ditemukan pada Juli 1966 tersebut. Kebiasaan pengunjung yaitu menjadikan lokasi sebagai objek mengabadikan gambar. Meski ada beberapa yang duduk di beberapa gazebo.
Biaya ke lokasi tergolong murah hanya ditarik Rp2.000 untuk dewasa dan Rp1.000 untuk anak-anak. Sayangnya petugas retribusi tidak memberikan karcis kepada pengunjung. Selain retribusi masuk, pengunjung yang membawa motor akan ditarik Rp2.000 sebagai uang parkir.
Rafi, 21, warga Tirtomartani, Kalasan, Sleman sengaja datang ke candi itu bersama keluarganya. Meski termasuk tinggal cukup lama di Kalasan namun ia jarang datang ke Candi Sambisari layaknya liburan.
"Memilih di sini karena kalau musim liburan, tempat lain pasti macet. Selain itu masuk sini juga murah hanya Rp2.000 bisa foto-foto," ujarnya saat berbincang dengan Harian Jogja, Minggu (27/12/2015).
Candi Sambisari awalnya ditemukan seorang petani ketika mencangkul dan mendapati sebuah batu candi. Temuan tak sengaja itu ternyata gugusan candi dengan kedalaman sekitar 6,5 meter.
Candi Sambisari merupakan Candi Hindu yang dibangun pada abad 9 Masehi menghadap ke barat berbentu bujur sangkar ukuran 13,65 x 13,65 meter dengan tinggi 7,5 meter.
Ratriningsih, 30, pengunjung asal Caturtunggal, Depok, Sleman mengatakan, ia mengantar saudara yang datang dari luar kota untuk sekedar mencari tempat liburan. Candi Sambisari sengaja dipilih karena ia tak nyaman dengan kondisi kemacetan di sejumlah tujuan wisata di DIY. "Ini [Candi Sambisari] menurut saya tempatnya bagus, hanya perlu ditambah gazebo dan wahana lain," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kejurda IBCA-MMA DIY 2026 di Jogja jadi ajang pembinaan atlet muda dan pencarian bibit potensial menuju level profesional
Menteri PPPA menyebut paparan judi online terhadap 200 ribu anak menjadi ancaman serius bagi perlindungan dan tumbuh kembang anak.
Pemkab Bantul menargetkan 10 Koperasi Desa Merah Putih siap diresmikan Agustus 2026 dengan fokus usaha kebutuhan pokok dan produk lokal.
Kemenhub menyesuaikan fuel surcharge pesawat domestik mulai 13 Mei 2026 akibat kenaikan harga avtur demi menjaga operasional maskapai.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 17 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta, tersedia keberangkatan pagi sampai malam hari.
Manchester City juara Piala FA 2026 setelah mengalahkan Chelsea 1-0 di final Wembley lewat gol Antoine Semenyo.