WISATA SLEMAN : Cuaca Dongkrak & Objek Baru Dongkrak Kunjungan

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Selasa, 05 Januari 2016 23:55 WIB
WISATA SLEMAN : Cuaca Dongkrak & Objek Baru Dongkrak Kunjungan

HArianJogja/Gigih M. Hanafi Wisatawan berfoto dengan latar belakang museum mini sisa letusan Gunung Merapi di Petung, Desa Kepuharjo, Kec. Cangkringan, Sleman, kemarin. Museum mini tersebut merupakan rumah warga yang hangus terbakar pada erupsi Gunung Merapi November 2010, tanpa memindahkan isi rumah, para pengunjung dapat melihat langsung barang - barang yang menjadi saksi saat Merapi meletus, sedangkan penghuni rumah sudah pindah ke hunian tetap yang lebih aman.

Wisata Sleman pada libur akhir tahun tengah "panen"

Harianjogja.com, SLEMAN- Jumlah kunjungan wisatawan selama libur Natal 2015 dan Tahun Baru 2016 di sejumlah destinasi wisata di Sleman meningkat pesat. Cuaca cerah menjadi salah satu faktor pendukungnya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Sleman, AA Ayu Laksmidewi menjelaskan, dari target 350.000 orang jumlah kunjungan wisatawan selama libur akhir tahun lalu justru mencapai 532.877 orang. Pencapaian tersebut tercatat selama 15 hari, sejak tanggal 20 Desember 2015 hingga 3 Januari 2016.

"Ini menunjukkan kreatifitas untuk menciptakan objek wisata baru mampu mendongkrak jumlah wisatawan," kata Ayu, Selasa (5/1/2016).

Menurutnya, salah satu faktor pendukung ketercapaian target tersebut adalah cuaca di DIY yang cerah. Terjadinya gangguan cuaca selama libur natal dan tahun baru berdampak pada minimnya curah hujan yang turun. Selain cuaca, Disbudpar juga jauh hari menyiapkan sejumlah kegiatan. Salah satunya, destinasi wisata baru taman lampion yang mengusung Festival of Lights di Gardu Pandang Kaliurang. Kegiatan Festival of Lights, katanya, masih digelar hingga 31 Januari mendatang. Pengunjung dapat menyaksikan aneka ragam lampion hingga 22.00 WIB.

"Kegiatan ini cukup menarik perhatian para wisatawan. Kami mencatat total pengunjunga  134.984 orang yang berwisata di Kaliurang. Dominasi kunjungan di malam hari, sedangkan saat siang hari hanya 48 persen," katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online