Harga Beras Rendah, Petani Bantul Pilih Simpan Hasil Panen
Selain berfoto di gardu pandang, wisatawan Kalibiru juga bisa mencoba fasilitas permainan flying fox, Jumat (25/12/2015). Rima Sekarani/JIBI/Harian Jogja
Wisata Kulonprogo di Pegunungan Kulonprogo semakin "ngehits" sehingga Pemerintah akan turun tangan mengelolanya
Harianjogja.com, KULONPROGO- Penerimaan PAD 2015 dari sektor pariwisata dinilai memuaskan. Mendatang, 3 objek wisata akan coba digaet untuk jalin kerjasama dengan pemerintah.
Penerimaan PAD dari berbagai objek wisata pemerintah Kabupaten (pemkab) Kulonprogo tahun 2015 berjumlah Rp2,3 miliar. Jumlah ini melebihi target yang ditetapkan oleh pemkab Kulonprogo hingga 17%. Merespon progress positif ini, Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kulonprogo rencanakan tambah 3 objek wisata yang akan dikelola.
“Ada 3 tempat yang sedang diusahakan supaya pengelolaanya milik pemerintah,” jelas Kuat Tri Utomo, Kepala Sie Sarana dan Prasarana Wisata Disparpora Kulonprogo, pada Rabu (6/1/2016).
Ketiga objek wisata tersebut yakni kawasan wisata Kalibiru, Nglinggo, dan Curug Kedung Pedut. Ketiga objek wisata ini dipilih karena dinilai memiliki peminat yang terus meningkat.
“Mulai banyak wisatawan yang berkunjung ke sana jadi dianggap potensial untuk penerimaan,” jelas Kuat.
Kawasan Kalibiru mulai banyak dikenal masyarakat karena foto ikoniknya di rumah pohon. Sedangkan Nglinggo merupakan kawasan dataran tinggi yang memilik beberapa puncak dan perkebunan teh.
Diantara yang lainnya, Curug Kedung Pedut merupakan daerah wisata yang terakhir mulai dipenuhi pengunjung. Objek wisata air terjun ini dikenal karena memiliki dua warna yakni putih dan hijau. “Sekarang sedang ramai karena pengaruh musim hujan jadi keluar maksimal daya tariknya,” jelas Kuat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
361 jemaah haji Gunungkidul dipastikan sehat dan siap menjalani puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina
Ducati jual fairing asli MotoGP GP25 Márquez dan Bagnaia lewat MotoGP Authentics untuk kolektor
Meta PHK 8.000 karyawan di tengah investasi besar AI meski perusahaan catat laba tinggi
Pembangunan akses keluar-masuk (ramp on/off) dan Gerbang Tol Trihanggo di area Simpang Kronggahan, Sleman terus bergulir. Proyek konstruksi yang menjadi bagian
Survei State of Motherhood 2026 ungkap rumah tangga bisa kacau dalam 1–2 hari tanpa peran ibu