ORANG HILANG : Di Gunungkidul, Gafatar Sempat Berikan Tabloid kepada Disdikpora
Orang hilang dari Jogja yang terkait organisasi masyarakat Gafatar, membuka suara jejak ormas tersebut di daerah lain
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) sempat meninggalkan jejak aktivitas mereka di Kabupaten Gunungkidul. Salah satunya tabloid, yang diberikan kepada Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Gunungkidul.
(Baca juga : http://www.harianjogja.com/baca/2016/01/13/orang-hilang-minta-moge-dan-ratusan-juta-sekeluarga-diduga-eksodus-bersama-gafatar-680168" target="_blank">ORANG HILANG : Minta Moge dan Ratusan Juta, Sekeluarga Diduga Eksodus Bersama Gafatar)
Kepala Disdikpora Kabupaten Gunungkidul, Sudodo menuturkan, Gafatar sendiri datang ke Gunungkidul memerkenalkan diri sebagai sebuah organisasi sosial yang memiliki basis kegiatan sosial, budaya, pendidikan.
"Mereka bertiga, satu di antaranya perempuan, muda dan berpenampilan meyakinkan. Namun meski demikian, kami juga menanyakan kepada mereka soal legalitas organisasi mereka, kalau belum memiliki payung hukum, bisa melapor pada Kesatuan Bangsa dan Politik," ujarnya, Rabu (13/1/2016).
Sudodo menambahkan, yang mereka ketahui Gafatar bukanlah organisasi berbasis agama Islam, dan sama sekali tidak mengenakan atribut Islam.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Share