AI Masuk E-Katalog, Luhut Klaim Anggaran Bisa Hemat 30 Perse
Luhut menyebut integrasi AI dalam E-Katalog dapat menghemat anggaran 20%-30% serta meningkatkan transparansi pengadaan pemerintah.
KELAS INSPIRASI : Berbagi Inspirasi Untuk Menggapai Mimpi Kelas Inspirasi di DIY digelar serentak di empat kabupaten dan satu kotamadya. Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL--Sebanyak 14 tenaga relawan yang terbagi dalam sembilan relawan pengajar, tiga relawan dokumentator, serta dua fasilitator Kelas Inspirasi Yogyakarta (KIY) berbagi inspirasi kepada 85 pelajar MI Muhammadiyah Macan Mati, Dusun Macan mati, Desa Girimulyo, Kecamatan Panggang, Kabupaten Gunungkidul, Sabtu (6/2/2016). Kepala Sekolah MI Muhammadiy
Kelas Inspirasi di DIY digelar serentak di empat kabupaten dan satu kotamadya.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL--Sebanyak 14 tenaga relawan yang terbagi dalam sembilan relawan pengajar, tiga relawan dokumentator, serta dua fasilitator Kelas Inspirasi Yogyakarta (KIY) berbagi inspirasi kepada 85 pelajar MI Muhammadiyah Macan Mati, Dusun Macan mati, Desa Girimulyo, Kecamatan Panggang, Kabupaten Gunungkidul, Sabtu (6/2/2016).
Kepala Sekolah MI Muhammadiyah Macan Mati, Asrorudin, mengamini program KIY akan berdampak positif bagi mental anak-anak didiknya. Dengan memperkenalkan berbagai macam profesi, ia berharap akan memotivasi anak-anak didiknya agar membuat kejelasan cita-cita.
"Untuk mencapai cita-cita tersebut pastinya dibutuhkan kerja keras dan dapat termotivasi untuk semakin rajin beribadah dan belajar. Dengan berbagai profesi yang dikenalkan mudah-mudahan dapat menginspirasi anak-anak," katanya.
Asrorudin pun mengungkapkan semangat belajar murid MI Muhammadiyah Macan Mati sebenarnya sangatlah tinggi. Namun faktor lingkungan masih berpengaruh seperti kurangnya perhatian dari orang tua dan keluarga membuat anak lebih sering bermain setelah pulang sekolah karena lepas dari kendali orangtua.
Salah seorang relawan pengajar, Rista Arum yang berprofesi sebagi perawat, mengaku antara relawan pengajar dan para pelajar justru saling menginspirasi. Semangat para pelajar yang tak terbendung membuat para relawan pengajar justru berbalik terinspirasi.
"Pada awalnya saya ingin menginspirasi. Selama ini hanya berinteraksi dengan pasien atau orang dewasa saja, jarang dengan anak SD. Setelah saya menularkan inspirasi, mereka semangat luar biasa untuk menjadi perawat. Saya jadi bertambah bersemangat untuk meningkatkan kualitas profesi saya," katanya.
Dengan mengusung tema Negeri Serba Ada, sembilan tenaga profesional mengabdikan diri mereka selama satu hari untuk membagikan pengetahuan mengenai macam-macam profesi kepada siswa-siswi, bahwa tak hanya Dokter, Polisi, maupun Guru yang kerap menjadi cita-cita anak Indonesia. Mulai dari Perawat, Marketing, Apoteker, Penyiar, Public Relation Consultant, hingga Pegawai Bea Cukai terjun langsung bertatap muka dengan para pelajar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Luhut menyebut integrasi AI dalam E-Katalog dapat menghemat anggaran 20%-30% serta meningkatkan transparansi pengadaan pemerintah.
Sebanyak 512 santri terdampak keracunan MBG di Sidoarjo. BGN melakukan investigasi dan menyiapkan sanksi bagi SPPG.
DPRD Sleman mendorong kuota Beasiswa Patriot Transmigrasi bagi lulusan S1 untuk melanjutkan S2 sebelum mengabdi di wilayah 3T.
Hotspot Kalbar dan Kalteng kembali naik. Menhut Raja Juli Antoni menetapkan kedua provinsi sebagai prioritas penanganan karhutla.
Delapan WNI disebut menjadi tentara Rusia. BIN dan Kemlu RI menelusuri dugaan perekrutan serta memverifikasi informasi tersebut.
DPRD DIY menyebut ada BTT sekitar Rp15 miliar untuk mengantisipasi kekeringan 2026 jika kebutuhan penanganan meningkat.