Dari Jogja, Tidar Siapkan Calon Pemimpin Muda untuk 2029
Tidar DIY memperkuat kaderisasi anak muda melalui Tunas 3 dan Musda untuk menyiapkan calon pemimpin serta menjaga persatuan di Jogja.
Dukun palsu ditangkap di Sleman, pelakunya warga Bantul yang berkali-kali menipu korban
Harianjogja.com, SLEMAN - Mengaku sebagai dukun yang bisa menyembuhkan penyakit seorang pria menipu wanita lanjut usia di Sanggrahan, Kragilan RT02/RW08 Sinduadi, Mlati, Sleman.
Pelaku yang membawa kabur perhiasan, ditangkap Satreskrim Polres Sleman setelah melalui penyelidikan di toko emas, Rabu (24/2/2016). Pelaku diketahui bernama Purwanto, 52, warga Dusun Sunten Banguntapan, Bantul. Korbannya adalah perempuan lansia bernama Darniem, 75.
Kasat Reskrim Polres Sleman AKP Sepuh Siregar menjelaskan, peristiwa itu berawal saat tersangka datang ke rumah korban pada awal Februari 2016 lalu. Setibanya di rumah korban, tersangka awalnya berpura-pura menanyakan kontrakan.
Melihat kedatangan sosok pria seperti tersangka, korban yang sudah lansia mengira bahwa tersangka adalah keponakannya yang bernama Hardono. Mengetahui tanggapan itu, tersangka justru mengiyakan bahwa dirinya adalah keponakan korban bernama Hardono.
Keduanya lalu terlibat perbincangan akrab dan tersangka tetap mengaku sebagai keponakan. Selanjutnya korban menceritakan kondisi suaminya yang menderita sakit. Saat itulah, tersangka mengaku sebagai dukun yang bisa menyembuhkan segala macam penyakit.
Akantetapi tersangka meminta syarat kepada korban, antaralain perhiasan, serta daun lompong dengan ukuran tertentu. Permintaan itu disebutkan tersangka sebagai syarat untuk menyembuhkan suami korban. Karena korban sudah lansia pun menuruti perkataan tersangka yang dikiranya sebagai keponakan.
"Tersangka ini datang sebenarnya sudah ada niat untuk menipu, awalnya pura-pura tanya kontrakan," ungkap Sepuh, Rabu (24/2/2016).
Ia menambahkan, setelah korban bermaksud mencari daun lompong di sekitar rumah, tersangka lalu membawa kabur sejumlah perhiasan terdiri atas tiga cincin emas 25 gram dan sepasang giwang 10 gram.
"Serta surat-suratnya juga dibawa, dimasukkan ke saku dan kabur. Korban ingin menemui lagi, tersangka sudah tidak ada di tempat dan melapor ke kami," urainya.
Menurut Sepuh, pihaknya menangkap tersangka setelah melalui penyelidikan di sejumlah tempat penjualan perhiasan. Tersangka kemudian ditangkap dengan barang bukti satu cincin berikut suratnya yang belum sempat dijual serta sebuah Honda Revo warna hitam nopol AB 2685 HT yang dipakai saat ke rumah korban. Kini tersangka ditahan di Polres Sleman dikenakan pasal pencurian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tidar DIY memperkuat kaderisasi anak muda melalui Tunas 3 dan Musda untuk menyiapkan calon pemimpin serta menjaga persatuan di Jogja.
Virgo Transport 8 rute Surabaya-Banjarmasin hilang kontak di Laut Jawa. Kapal sempat melaporkan cuaca buruk dan kondisi miring.
PGI mengecam kekerasan terhadap warga sipil di Papua dan mendesak penghentian kekerasan serta pembukaan ruang dialog kemanusiaan.
Jusuf Kalla menyoroti banyaknya sarjana menganggur. Setiap tahun 1 juta sarjana keluar, sementara lapangan kerja dinilai terbatas.
Empat wisatawan terseret ombak Pantai Jungwok Gunungkidul saat hendak berfoto. Seorang wisatawan asal Solo meninggal dunia.
Kemenhub mendirikan posko darurat di Pelabuhan Trisakti untuk menangani insiden Kapal Virgo Transport 8 yang hilang kontak di Masalembo.