Kelok 23 Gunungkidul Dilengkapi Rest Area dan 3 Gardu Pandang
Kelok 23 di perbatasan Gunungkidul-Bantul segera dibuka. Selain gardu pandang, kawasan ini akan dilengkapi rest area dan gerai UMKM.
Ilustrasi layanan BPJS (JIBI/Dok)
BPJS Kesehatan akan diberikan untuk perangkat desa Gunungkidul dan keluarganya
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Kabar gembira bagi seluruh perangkat desa di Gunungkidul. Rencananya mulai April mendatang, baik itu perangkat dan anggota keluarganya akan diikutkan dalam kepesertaan Badan Penyelenggaran Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.
Total ada 12.628 perangkat dan keluarga yang akan dimasukan dalam kepesertaan itu. Hanya saja, untuk iuran tidak sepenuhnya ditanggung pemerintah, karena perangkat akan dikenakan biaya sebesar 2% dari penghasilan tetap yang diperoleh setiap bulan.
“Sisanya yang 3% akan ditanggung pemkab. Kebijakan ini tidak hanya untuk perangkat, karena yang ditangung maksimal ada lima orang,” kata Kepala Bagian Administrasi Pemerintahan Desa Siswanto, Kamis (25/2/2016).
Dia menjelaskan, aturan kepesertaan untuk peragkat baru akan dilaksankan pada April mendatang dikarenakan oleh beberap faktor. Salah satunya, pemkab harus membuat regulasi tentang Tata Cara Pemotongan dan Penyetoran Iuran. “Perbupnya masih dalam proses penyusunan,” ungkapnya.
Selain masalah regulasi, kepsertaan urung bisa dilakukan karena hingga sekarang masih ada perangkat desa yang belum menerima penghasilan tetap. Untuk itu, rencana pendaftaran di April mendatang menjadi hal yang realistis karena saat itu bisa dipastikan semua perangkat sudah gajian.
“Jadi nanti saat kebijakan diberlakukan, maka siltap perangkat sudah bisa dipotong karena mereka juga sudah gajian,” kata Siswanto.
Terpisah, Kepala Seksi Penyusunan Anggaran Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Gunungkidul Murdiyono mengatakan, dari sisi anggaran, dana tersebut telah disedikan. Khusus untuk perangkat, alokasi anggaran yang disediakan sekitar 1,3 miliar. “Kalau ditotal seluruhnya untuk kepesertaan BPJS yang disediakan mencapai Rp30 miliar,” kata Murdiyono.
Dia menjelaskan, untuk kepesertaan perangkat belum dilakukan karena masih dalam penyusunan regulasi. Rencananya perbup yang disusun berisi tentang mekanisme tentang pembiayaan tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kelok 23 di perbatasan Gunungkidul-Bantul segera dibuka. Selain gardu pandang, kawasan ini akan dilengkapi rest area dan gerai UMKM.
Jadwal KRL Jogja–Solo September 2026 relasi Stasiun Tugu ke Palur lengkap di 13 stasiun, mulai pukul 05.05 WIB hingga perjalanan malam.
ALVA mencatat distribusi 20.000 unit pada September 2026, dengan pengguna yang telah menempuh lebih dari 78 juta kilometer.
SIPA 2026 resmi dibuka di Pamedan Pura Mangkunegaran Solo. Sekitar 250 seniman dari 7 negara tampil dengan tema Kinetic Kinship: Beyond Boundaries.
Cara download video Facebook tanpa aplikasi lewat HP atau laptop. Simak langkah menyalin tautan hingga menyimpan video dengan aman.
Yudai Yamamoto ditunjuk memimpin Persija vs Persib di SUGBK. Simak profil, pengalaman, dan rekam jejak wasit asal Jepang ini.