Sembada Run 2026 Digelar di Sleman, Bidik Wisatawan dan UMKM
Sembada Run 2026 digelar di Lapangan Denggung, Sleman, dengan kategori 3K dan 5K untuk mendorong gaya hidup sehat serta promosi UMKM.
Warga Baleharjo Gunungkidul serukan anti-pernikahan dini. (JIBI/Harian Jogja/David Kurniawan)
Pernikahan dini di Sleman mayoritas diajukan pelajar SMP
Harianjogja.com, SLEMAN- Sebanyak 60% perkara dispensasi nikah di Pengadilan Agama (PA) Sleman diajukan oleh pelajar usia SMP, berusia sekitar 14-15 tahun.
Kondisi tersebut terjadi selama tiga tahun terakhir sebaran wilayah pun hampir merata di seluruh Sleman. Padahal, syarat untuk menikah minimal berusia 19 tahun untuk laki-laki dan 16 untuk wanita.
Kasus kehamilan di luar nikah di Sleman tergolong tinggi. Selama 2015 lalu, 132 perkara dispensasi nikah diajukan ke Pengadilan Agama (PA) Sleman. Rata-rata kasus dispensasi nikah akibat kehamilan di luar nikah.
Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan perkara yang masuk selama 2014, sebanyak 115 perkara. Jumlahnya turun tiga perkara saja jika dibandingkan kasus yang terjadi selama 2013, sebanyak 135 kasus.
"Dominasi perkara yang diajukan akibat hamil lebih dulu. Hanya satu sampai dua perkara saja yang disebabkan faktor ekonomi," ujar Humas PA Sleman Marwoto, Minggu (28/2/2016).
"Yang mengajukan dispensasi nikah cenderung semakin muda. Kalau dulu didominasi anak-anak SMA, usia 16-18 tahun tapi sekarang sudah menyentuh pelajar SMP. Seperti kelas VIII dan IX SMP,” kata Marwoto.
Sebagai hakim, pihaknya sebenarnya mengaku serba salah. Jika mengizinkan dinilai tidak baik karena usianya masih anak-anak namun jika ditolak juga tidak baik lantaran masa depan anak yang dikandung.
Apalagi, seusia mereka masih belum bisa bekerja. Orangtua, katanya, akan dimintai kesediaan mendampingi anak-anaknya yang memang belum saatnya menikah tersebut.
Bukan saja soal pemenuhan kebutuhan materi, tapi juga memberikan pendampingan tentang cara berumah tangga yang baik. "Peran orangtua itu masuk dalam pertimbangan putusan kami bukan ke pokok perkara. Sebab mereka secara ekonomi belum mampu memenuhi nafkah,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sembada Run 2026 digelar di Lapangan Denggung, Sleman, dengan kategori 3K dan 5K untuk mendorong gaya hidup sehat serta promosi UMKM.
BMKG mengeluarkan peringatan hujan lebat disertai petir di empat kecamatan di DIY pada Senin dini hari, 9 November 2026.
Kelurahan Terban Jogja menggelar penyuluhan KUHP dan KUHAP sekaligus mengenalkan pidana kerja sosial sebagai alternatif pemidanaan.
Rekrutmen CPNS dan PPPK Gunungkidul 2026 belum dipastikan. Pemkab mengajukan 370 formasi, tetapi masih menunggu keputusan pusat.
Simak informasi SIM Keliling Bantul November 2026, jadwal layanan di Manding, syarat perpanjangan, dan biaya SIM A serta SIM C.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 2 November 2026 tersedia 15 kali keberangkatan. Simak jadwal 13 stasiun dan tarif Rp8.000.