Rendah Hati, Probosutedjo Suka Bangun Pagar
Bandara Kulonprogo mendapat perhatian sejumlah maskapai asing.
Harianjogja.com, KULONPROGO- Meski belum memasuki proses pembangunan, bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA) diminati beberapa penerbangan asing.
Human Capital and General Affairs Director PT Angkasa Pura I, Adi Nugroho menyatakan sejauh ini Japan Airlines dan Cathay Pacific mulai melakukan komunikasi untuk menjajaki kemungkinan membuka jalur penerbangan ke bandara yang berada di Kecamatan Temon, Kulonprogo tersebut.
Pembangunan bandara NYIA diyakini akan memudahkan transportasi menuju luar daerah. Selain itu, sejumah wisatawan asing akan melewati Kulonprogo dan menggerakkan ekonomi lokal melalui aktivitas pariwisata yang ada.
“Sudah ada maskapai asing yag melakukan pendekatan bahkan secara personal,”ujar Adi sesuai penandatangan nota kesepahaman tenaga kerja di Gedung Kaca, Wates, Selasa(1/3/2016).
Selain maskapai dari Jepang dan Hongkong, beberapa maskapai dari Eropa dan Benua Amerika juga sudah menanyakan detail informasi kapasitas bandara tersebut. Berbagai jenis maskapai asing yang meminati bandara ini juga dilatarbelakangi dengan banyak turis asing yang biasa berkunjung ke Jogja. Selama ini, turis Eropa banyak yang berwisata ke Jogja sehingga memicu maskapai terkait membuka jalur penerbangan ke NYIA.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KPK memeriksa Plt Bupati Tulungagung dan sejumlah kepala dinas terkait dugaan aliran uang kasus pemerasan Bupati nonaktif.
Motif pembacokan pelajar di depan SMAN 3 Jogja terungkap. Geng Vozter disebut patroli menjaga wilayah usai info tawuran.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa optimistis IHSG akan rebound pekan depan didukung fundamental ekonomi Indonesia yang dinilai tetap kuat.
Dinkes Sleman perketat pemisahan jeroan kurban untuk cegah kontaminasi dan risiko penyakit saat Iduladha 2026.
Disdukcapil Bantul mencatat 985.142 penduduk pada 2025. Banguntapan menjadi wilayah terpadat dengan 118.712 jiwa.