Viral Persahabatan Siswa SMK Bantul, Alif Dapat Laptop dari Alumni
Video siswa SMK Muhammadiyah 1 Bantul memberi sepatu kepada temannya viral. Seorang alumni kemudian memberikan laptop untuk mendukung belajar Alif.
Narkoba Jogja untuk peredaran ditekan dengan menggandeng seluruh pihak
Harianjogja.com, JOGJA -- Peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang (narkoba) di lingkungan kampus ditekan. Satuan Tugas Pemberantasan Narkoba di setiap kampus dikerahkan. Saat ini ada delapan kampus yang sudah memiliki satgas, sejauh ini baru empat yang benar-benar aktif.
Dalam Koordinasi Pemetaan Pemberdayaan Peran Serta Masyarakat lingkungan Pendidikan yang digelar di Ruang Rapat Unit IX Kompleks Kepatihan Selasa (1/3/2016), dari total kampus yang hadir dalam kegiatan itu terdapat tujuh kampus yang mahasiswanya pernah terlibat kasus penyalahgunaan narkoba. Mayoritas kasus terungkap tidak di lingkungan kampus, melainkan di lingkungan kos atau tempat tinggal. Hal ini membuat tugas kampus dalam melakukan pengawasan terkendala.
“Maka kami sekarang juga sering sidak ke kos-kosan. Sekarang trennya menggunakan narkoba dilakukan di kos sehingga sulit terdeteksi,” ungkap Soetarmono.
Untuk melaksanakan tugas itu, BNNP DIY juga menggandeng Jagawarga untuk juga membentuk Satgas Anti Narkoba di tingkat kampung. Dia berharap Satgas itu nanti bisa bekerja aktif untuk mendeteksi dan segera mendorong pengguna Narkoba untuk direhabilitasi.
“Tidak pelu ke BNN atau Polisi, langsung dirujuk ke panti rehabilitasi bila dia hanya pengguna. Nanti kami akan mendatanya. Kalau pengedar, maka bisa segera dilaporkan ke polisi untuk ditindaklanjuti,” tambah Soetarmono.
Sulitnya mendeteksi mahasiswa yang menggunakan narkoba diakui Koordinator Kopertis Wilayah V DIY Bambang Supriyadi. Menurutnya berdasarkan pengamatannya tingkat kerawanan narkoba paling tingig pada mahasiswa bermasalah. Kendalanya mahasiswa bermasalah, baik DO, keluar dari kampus atau nonaktif kerapkali tak terdeteksi kehidupannya di luar kampus.
Karenanya dia pun meminta para orangtua atau wali mahasiswa untuk ikut membantu mengawasi putra-putrinya yang mengenyam bangku perguruna tinggi di DIY. LIngkugan setempat pun dimintanya untuk aktif mendukung gerakan pemberantasan Narkoba.
“Misalnya orangtua bisa memantau kegiatan apa saja yang diikuti siswa, sehingga pergaulan mereka bisa terjaga dan tak terjerumus menggunakan narkoba,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Video siswa SMK Muhammadiyah 1 Bantul memberi sepatu kepada temannya viral. Seorang alumni kemudian memberikan laptop untuk mendukung belajar Alif.
Uber membuka pendaftaran robotaxi di London bersama Wayve. Layanan taksi otonom berbasis AI menggunakan Ford Mustang Mach-E dan segera beroperasi.
BPN Kulonprogo kembali membayar uang ganti rugi Tol Jogja-YIA pada Juni 2026. Sebanyak 149 bidang tanah di Pengasih menerima UGR dengan nilai mencapai Rp248,86
Harga Pertamax naik signifikan. Simak cara cek status barcode Pertalite secara online, penyebab pengajuan ditolak, dan fungsi barcode dalam Program Subsidi Tepa
UGM mulai menerapkan penjenuhan cairan basa dengan air kapur di lokasi fenomena api Seyegan, Sleman. Metode ini ditujukan untuk menekan bakteri Clostridium.
Ingin anak lebih mandiri? Simak enam kebiasaan sederhana yang dapat diterapkan orangtua setiap hari untuk menumbuhkan tanggung jawab dan rasa percaya diri anak.