PROYEK PEMBANGUNAN KULONPROGO : 50 Paket Pembangunan Jalan Siap Dilelang

Sekar Langit Nariswari
Sekar Langit Nariswari Sabtu, 05 Maret 2016 22:20 WIB
PROYEK PEMBANGUNAN KULONPROGO : 50 Paket Pembangunan Jalan Siap Dilelang

JIBI/Solopos/Burhan Aris Nugraha Pekerja menyelesaikan pengecoran jalan desa di Donohudan, Ngemplak, Boyolali, Selasa (1/4). Perbaikan jalan sepajang 600 meter dengan cor semen tersebut merupakan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Perdesaan

Proyek pembangunan Kulonprogo akan segera dilelang sebanyak 50 paket

Harianjogja.com, KULONPROGO- Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kulonprogo menyiapkan 50 paket pembangunan jalan di tahun 2016 ini. Keseluruhan paket ini meliputi 90 ruas jalan yang akan dibangun di seluruh kawasan Kulonprogo.

Kepala Bidang Cipta Karya DPU Kulonprogo, Zahram Asurawan menjelaskan bahwa pemkab Kulonprogo menyiapkan 50 paket pembangunan yang akan dilelang untuk pembangunan jalan. “Ada 50 paket tahun ini,” jelasnya kepada wartawan pada Jumat (4/3/2016).

Ia menguraikan bahwa 50 paket ini terdiri dari 90 ruas jalan di 12 kecamatan di Kulonprogo.

Dari seluruh jalan yang akan digarap ini, ia menyebutkan bahwa kondisinya memang sudah memprihatinkan. Jalan-jalan tersebut masih berupa kerikil, bebatuan, dan lapisan aspalnya sudah rusak parah. Selain itu, pondasi bawahnya jalan-jalan tersebut juga sudah tak lagi memadai.

Meski demikian, Zahram menguraikan bahwa untuk tahun ini paket-paket yang disediakan tidak bernilai tidak terlalu besar. Setiap paket hanya memiliki nilai berkisar Rp500-800 juta. Saat ini, DPU juga sedah memasuki masa lelang perencanaan. Sedangkan untuk lelang pengadaan sendiri, ia optimis bahwa akan bisa dilakukan pada akhir April 2016 mendatang.

Menanggapi hal tersebut, Hamam Cahyadi, anggota DPRD Kulonprogo yang juga merupakan Ketua Komisi III menyatakan bahwa ketika lelang harus diperhatikan agar tenaga yang direkrut benar-benar sesuai dengan kebutuhan riil. “Tenaga teknisnya harus memadai,”ujarnya.

Selain itu, ia mengharapkan agar lelang yang dilakukan bisa diikuti oleh banyak peminat. Pasalnya, peminat yang lebih banyak dianggap akan bisa menghasilkan persaingan harga dan kualitas yang bagus untuk kepentingan lelang.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online