Harga Beras Rendah, Petani Bantul Pilih Simpan Hasil Panen
Proses pengepakan gula semut di gudang KSU Jatirogo, Wates, pada Selasa (15/3/2016). (Sekar Langit Nariswari/JIBI/Harian Jogja)
Ekspor gula semut KUlonprogo merambah hingga Kanada
Harianjogja.com, KULONPROGO - Gula semut asal Kulonprogo menjadi salah satu dari delapan komoditi potensial yang bisa diekspor ke Kanada.
Selain menambah negara tujuan ekspor, ini juga memberi kesempatan pada Koperasi Serba Usaha (KSU) Jatirogo sebagai produsen gula semut untuk menjajaki kemungkinan ekspor langsung tanpa campur tangan pihak ketiga.
Said Fauzan Baabud, Project Manager Canada-Indonesia Trade and Private Sector Assistance Project (TPSA) menyatakan bahwa gula semut asal Kulonprogo ini memiliki kualitas yang sesuai untuk dipasarkan ke Kanada.
“Sudah memiliki standar internasional baik dari segi produksi maupun operasionalnya dan sertifikasinya,”ujarnya di Gudang KSU Jatirogo pada Selasa (15/3/2016).
Terlebih lagi sebelumnya gula semut ini sudah diekspor ke Amerika Serikat sehingga menjadi jaminan kualitas tersendiri.
Selain gula semut, tujuh komoditas potensial lainnya yakni kopi, lada, virgin coconut oil(VCO), tekstil, garmen, mebel, dan sepatu olahraga. Ia menguraikan bahwa Kanada menjadi pasar yang potensial karena penduduknya yang multikultural dan memiliki selera tinggi terhadap gula semut.
Selain itu, masyarakat Kanada juga kini semakin menggemari produk organik untuk konsumsi pribadi. Tercatat dari penelitian yang dilakukan, Said menyatakan bahwa 60% dari sampel menyatakan bahwa masyarakat Kanada bersedia membayar mahal untuk produk-produk organik.
Said menyebutkan bahwa nantinya hasil pemantauan ini akan dilaporkan ke Kementrian Perdagangan RI untuk kemudian ditindaklanjuti. “Nanti awal April akan kita laporkan ke kementriaan untuk diproses,”ujarnya.
Meski demikian, ia menyatakan belum bisa menyebutkan harga yang akan diberikan untuk produk gula semut ini. Pasalnya, nantinya pengurus koperasi akan dipertemukan langsung kepada pihak pembeli sehingga bisa mendapatkan kesepakatan yang memuaskan kedua belah pihak.
Jenis kesepakatan ini diharapkan bisa membantu mengembangkan kemampuan KSU Jatirogo yang selama ini hanya melakukan ekspor melalui pihak ketiga.
Selain memperluas jaringan, KSU Jatirogo bisa mulai mengekspor produknya tanpa campur tangan pihak ketiga sehingga harga yang didapatkan juga lebih memuaskan.
Said menambahkan bahwa sistem koperasi yang diaplikasikan juga bisa memberikan kesejahteraan bagi petani dan anggota koperasi dan bukan hanya pihak swasta semata.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Arema FC menang 3-1 atas PSIM Yogyakarta di laga terakhir BRI Super League 2026. Joel Vinicius cetak gol cepat menit ke-2.
Operasi gabungan di Bantul mengamankan 2.060 batang rokok ilegal tanpa pita cukai di Pleret dan Banguntapan.
Komisi Yudisial memantau sidang dugaan pembunuhan mahasiswi di Pantai Nipah, NTB, untuk memastikan hakim menjalankan kode etik.
Sebanyak 9.000 onthelis dan onthelista dari berbagai penjuru Indonesia memeriahkan rangkaian International Veteran Cycle Association (IVCA) Rally
Rupiah melemah ke Rp17.717 per dolar AS dipicu ekspektasi suku bunga The Fed tinggi lebih lama dan sentimen geopolitik global.