Dana Darurat Gunungkidul Rp8,6 Miliar Utuh, Baru Terpakai Rp459 Juta
Pemkab Gunungkidul menyiapkan dana darurat Rp8,64 miliar pada 2026. Hingga awal Juli, baru Rp459 juta digunakan untuk bencana dan kebutuhan mendesak.
JIBI/SOLOPOS/Agoes Rudianto
Penemuan mayat terjadi di Baron, Gunungkidul
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Penemuan mayat terjadi Pantai Baron, Desa Kemadang, Tanjungsari, Minggu (17/4/2016) siang pukul 14.10 WIB. Korban, Supriyadi, pengunjung asal Bareng Lor, Klaten Utara, Klaten, Jawa Tengah.
Peristiwa ini bermula saat korban bermain dengan delapan temannya. Nahas karena terlalu ke tengah, ia pun terseret ombak dan tenggelam.
“Mendapati ada pengunjung yang hilang, kami langsung melakukan pencairan,” kata Sekretaris SAR Satlinmas Wilayah II Gunungkidul Surisdiyanto.
Dia menjelaskan, proses pencarian sempat mengalami kendala, karena keruhnya air akibat bajir dari sungai bawah tanah.
“Pencarian dibantu dengan menggunakan kapal jukung milik nelayan. Korban ditemukan setelah mengambang dan terseret arus,” kata Suris.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul menyiapkan dana darurat Rp8,64 miliar pada 2026. Hingga awal Juli, baru Rp459 juta digunakan untuk bencana dan kebutuhan mendesak.
Qodari mengungkap PM Narendra Modi menyebut Prabowo sebagai sahabat tanpa sekat. Diplomasi personal dinilai memperkuat posisi Indonesia.
Dispar Bantul menyiapkan penataan lanjutan PKL Pantai Parangtritis melalui surat edaran. Pedagang diminta membongkar lapak yang melanggar aturan.
Mahasiswa perlu mendapatkan pemahaman SNI dan mendorong lulusan memiliki sertifikat kompetensi agar siap bersaing di dunia kerja.
Kimaya Sudirman Yogyakarta by HARRIS kembali menghadirkan berbagai penawaran spesial bagi pasangan yang ingin mewujudkan pernikahan impian.
Said Iqbal mengusulkan penghapusan pajak JHT, THR, dana pensiun, dan pesangon kepada Menteri Keuangan demi meningkatkan kesejahteraan buruh.