HARGA KEBUTUHAN POKOK : 10 Hari Jelang Ramadan, Harga Sembako & Bumbu Dapur Terus Naik

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Kamis, 26 Mei 2016 05:20 WIB
HARGA KEBUTUHAN POKOK : 10 Hari Jelang Ramadan, Harga Sembako & Bumbu Dapur Terus Naik

Harga kebutuhan pokok terus mengalami kenaikan.

Harianjogja.com, SLEMAN -- Menjelang 10 hari Ramadan harga sejumlah barang kebutuhan pokok masyarakat kembali naik. Kenaikan terjadi terutama untuk kebutuhan sembilan bahan pokok dan bumbu dapur.

Sejumlah pedagang di Pasar Denggung Sleman mengatakan, kenaikan harga terjadi sejak dua pekan terakhir. Komoditas telur, misalnya, kembali mengalami kenaikan. Dari sebelumnya Rp18.000 per kg saat ini dijual antara Rp19.000 hingga Rp19.500 perkg. Kenaikan tersebut dipicu oleh semakin meningkatnya permintaan pasar. Pedagang sembako asal Seyegan, Sumiati (57) menuturkan,

Selain itu, harga bawang merah juga kembali naik. Dari sebelumnya Rp38.000 perkg saat ini dijual rata-rata Rp40.000 per kg. Begitu juga dengan harga bawang putih yang penjualannya di atas Rp34.000 per kg.
“Kemungkinan harga naik bisa terjadi. Soalnya harganya masih naik turun, tergantung permintaan pasar dan ketersediaan stok," kata pedagang sembako asal Seyegan, Sumiati di Pasar Denggung, Rabu (25/5/2016).

Sementara, harga minyak goreng di pasara juga ikut naik. Kenaikannya mencapai Rp1.000 per kg. Jika sebelumnya dijual Rp 11.500 per liter saat ini rata-rata pedagang menjual Rp12.500 per liter. Harga kebutuhan masyarakat yang masih stabil hanya komoditas beras. Harga beras saat ini dijual antara Rp8.500 per kg hingga Rp11.000 per kg sesuai kualitasnya. “Memang banyak yang ngeluh harga pada naik. Tapi ya tetap beli. Ada yang porsinya dikurangi ada yang tetap,” katanya.

Pedagang daging ayam Weni menuturkan, harga daging ayam juga mengalami kenikan dalam sepekan terakhir. Dari sebelumnya Rp29.000 hingga Rp30.000 per kg saat ini dijual antara Rp31.000 hingga Rp32.000 per kg. Menurutnya, kenaikan komoditas tersebut terjadi lantaran pemasok juga menaikkan harga. “Dari pemasok sudah naik harganya. Otomatis saya juga naikkan harga. Padahal sebelumnya sempat turun, tapi naik lagi jelang puasa," ujar Weni.

Meski begitu, menurut perempuan asal Godean itu, sampai saat ini pasokan daging ayam masih aman di pasaran. Dia mengaku tidak pernah kesulitan memperoleh persediaan daging ayam. “Kalau sehari bisa menghabiskan 30 Kg daging ayam. Permintaan masih stabil belum ada lonjakan,” katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online