Pemkab Gunungkidul Siapkan Pemberhentian Lurah Bohol usai Putusan Inkrah
Pemkab Gunungkidul menyiapkan pemberhentian Lurah Bohol Margana setelah putusan korupsi inkrah. Pemkab masih menunggu salinan putusan kasasi MA.
Riski Ika Fauziah dan Relita Mahendarti, dua siswa SD Wonolagi Gunungkidul mengerjakan soal Ujian Nasional 2016, Selasa (17/5/2016). (Mayang Nova Lestari/JIBI/Harian Jogja)
Pendidikan Gunungkidul menghadapi masalah salah satunya angka putus sekolah
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Sedikitnya 105 anak putus sekolah di Gunungkidul akan dibina selama satu bulan di Pusat Kegiatan Belajar dan Mengajar. Harapannya dengan kegiatan itu, bisa menumbuhkan minat anak untuk tetap bersekolah.
Upaya penyisiran dilakukan oleh Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Gunungkidul, yang dibantu oleh petugas pendamping Program Keluarga Harapan. Sasaran anak yang dibina merupakan anak putus sekolah yang telah bekerja.
Kepala Bidang Hubungan Industrial dan Syarat Kerja Dinsosnakertrans Gunungkidul, Tri Sarimukti mengatakan, pendataan terhadap anak putus sekolah sudah dilakukan. Dari kegiatan itu ditemukan 105 anak putus sekolah dan akan dibina di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) selama satu bulan.
Dia mengatakan, 105 anak itu berasal dari sepuluh kecamatan di Gunungkidul. Kondisi perekonomian keluarga menjadi penyebab utama anak tidak lagi bersekolah.
Selain itu terdapat beberapa kasus, di mana orang tua kurang peduli dengan pendidikan sehingga saat seorang anak berhenti sekolah, tidak ada dorongan kepada anak untuk terus melanjutkan pendidikannya.
“Kecamatannya ada yang dari Playen, Paliyan, Tanjugsari, Ngawen, Wonosari dan sejumlah kecamatan lain,” kata Sarimukti kepada wartawan, di sela-sela Pembukaan Pameran Potensi Daerah di Gedung Serba Guna Siyono, Rabu (1/6/2016).
Ia mengatakan, dari penelusuran yang dilakuan petugas, anak yang putus sekolah ini umumnya bekerja di bidang UMKM, pertanian, perdagangan serta jasa. Diharapkan adanya pembinaan itu maka anak-anak mau dan memiliki semangat untuk terus bersekolah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul menyiapkan pemberhentian Lurah Bohol Margana setelah putusan korupsi inkrah. Pemkab masih menunggu salinan putusan kasasi MA.
Kemlu menegaskan penanganan karhutla sesuai kesepakatan ASEAN. BNPB mencatat pemadaman masih menyasar 156 hektare lahan di lima provinsi.
KAI Daop 4 Semarang mencatat volume angkutan barang 269.723 ton pada Januari-September 2026, tumbuh 21,66 persen dibanding tahun lalu.
Hiromu Tanaka mencetak dua gol saat PSS Sleman menang 3-0 atas PSM Makassar. Ia menyebut kondisi fisik dan mental tim menjadi kunci.
AKBP Rosana Albertina Labobar resmi menjadi Kapolres Gunungkidul menggantikan AKBP Damus Asa. Ia memperkenalkan konsep Ngopeni untuk memperkuat pelayanan kepada
PSS Sleman menang 3-0 atas PSM Makassar. Hiromu Tanaka mencetak dua gol, sedangkan Matheus Fornazari melengkapi kemenangan Super Elja.