Jadwal SIM Keliling Kulonprogo Sabtu 31 Oktober, Cek Lokasinya
Cek jadwal perpanjangan SIM A dan C di Kulonprogo, Sabtu 31 Oktober 2026, termasuk layanan SIM Keliling di Kapanewon Nanggulan.
Tersangka bandar judi togel bernama Catur Hermawan (kedua dari kiri) saat diamankan di Mapolres Sleman, Selasa (28/6/2016), Selasa (28/6/2016). (Sunartono/JIBI/Harian Jogja)
Kasus judi Sleman terungkap, seorang bandar tertangkap
Harianjogja.com, SLEMAN- Tersangka bandar judi di Sleman, Catur Hermawan ditangkap aparat Polda DIY.
Tersangka Catur saat di Mapolres Sleman mengatakan, ia memiliki banyak anak buah di berbagai kecamatan dan desa.
Proses pembayaran, selain dilakukan secara manual transaksi juga dengan sistem transfer. "Kalau empat nomor keluar berarti dapat sebesar Rp2 juta," ujarnya, dalam gelar perkara di Mapolda DIY, Selasa (28/6/2016).
Catur Hermawan memang bukan kali pertama ditangkap pada 2014 dan 2015 juga pernah dijerat hukum dalam kasus serupa. Meski demikian hanya sebatas sebagai pengecer togel.
Penggerebekan yang dilakukan Polda DIY membuktikan bahwa sejatinya ia bandar besar sejak lama beroperasi. Kapolres Sleman AKBP Yuliyanto berjanji akan mengembangkan kasus tersebut untuk mencari bandar yang lebih besar lagi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cek jadwal perpanjangan SIM A dan C di Kulonprogo, Sabtu 31 Oktober 2026, termasuk layanan SIM Keliling di Kapanewon Nanggulan.
Yamaha menarik tim Monster Energy dan Prima Pramac dari MotoGP Qatar 2026 akibat situasi Timur Tengah. Empat pembalap dipastikan absen.
Penundaan cukai MBDK dinilai merugikan penerimaan negara dan upaya menekan konsumsi gula. Pemerintah menargetkan Rp1,7 triliun pada 2027.
Garudayaksa FC mengalahkan PSS Sleman 3-1 pada pekan ke-8 Super League. Brian Rubio mencetak dua gol, sedangkan Kevin Gomez mendapat kartu merah.
Magelang Ethno Carnival 2026 diikuti 40 kontingen dan menjadi puncak Magelang Flower Festival dengan transaksi Rp250 juta-Rp300 juta per hari.
Sejumlah konglomerat Indonesia berinvestasi di klub sepak bola, mulai dari Como 1907, Oxford United, US Lecce, hingga Persib Bandung.