Kelok 23 Gunungkidul Dilengkapi Rest Area dan 3 Gardu Pandang
Kelok 23 di perbatasan Gunungkidul-Bantul segera dibuka. Selain gardu pandang, kawasan ini akan dilengkapi rest area dan gerai UMKM.
Beberapa orang petugas Dishubkominfo Gunungkidul sedang melakukan pengecekan terhadap kondisi fisik angkutan lebaran yang ada di PO Maju Lancar. Rabu (29/6/2016). (David Kurniawan/JIBI/Harian Jogja)
Info mudik 2016, kondisi angkutan lebaran menjadi perhatian.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Gunungkidul mengancam akan mengandangkan angkutan lebaran yang tak layak jalan. Upaya ini dilakukan untuk memastikan kendaraan memenuhi standar dan dengan harapan insiden kecelakaan bisa diminimalisir.
Pemilik PO Maju Lancar Sutrisno mengatakan, tidak ada masalah dengan pengecekan terhadap armada yang dimiliki, meski ada sejumlah temuan, salah satunya berkaitan dengan kaca bus yang pecah. Dia mengakui tidak bisa langsung melakukan penggantian, dengan alasan butuh biaya yang besar. Dia berjanji tidak akan menggunakan armada tersebut, kecuali di saat-saat mendesak.
“Ini hanya sebagai cadangan saja. Mungkin baru dioperasikan saat ada kendaraan utama yang mogok atau rusak,” kata mantan Bupati Pacitan ini.
Dia menambahkan, untuk angkutan lebaran tahun ini siap mengoperasionalkan sekitar 100 unit bus. Jumlah ini merupakan gabungan armada yang dimiliki Maju Lancar bersama-sama anak-anak perusahaanya.
“Kita maksimalkan kendaraan yang dimiliki dan tidak akan menyewa bus pariwisata,” katanya.
Angkutan Lebaran Masih Sepi
Memasuki H-8 lebaran geliat angkutan pemudik di Gunungkidul belum menunjukkan tanda-tanda peningkatan. Menurut Sutrisno, hal ini terlihat dari dari tingkat keterisian bus yang masuk ke Gunungkidul. Hingga kemarin, ada sejumlah bus dari Jakarta yang hanya terisi separuh saja.
“Belum ada peningkatan dan kondisinya masih sama seperti biasa,” katanya.
Dia berpendapat angkutan lebaran tahun ini akan menurun drastis dibandingkan dengan kondisi yang terjadi di 2015. Tak tanggung-tanggung, penurunan diprediksi mencapai 30%.
“Saya kira penurunan ini tidak lepas dari makin banyaknya pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi,” ujar dia.
Sementara itu, Kepala Sub Bagian Tata Usaha Unit Pelayanan Teknis (UPT) Terminal Dhaksinarga Suprapto mengatakan, kondisi terminal belum menunjukan tanda-tanda adanya lonjakan penumpang. Hal ini terlihat dari masih sepinnya penumpang yang turun di terminal.
Dia berpendapat, lonjakan penumpang baru akan terlihat memasuki H-6 yang jatuh pada Jumat (1/7/2016). Sedangkan untuk puncaknya diperkirakaan akan jatuh H-2 lebaran. “Kalau saat ini masih normal,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kelok 23 di perbatasan Gunungkidul-Bantul segera dibuka. Selain gardu pandang, kawasan ini akan dilengkapi rest area dan gerai UMKM.
Jadwal KA Bandara YIA September 2026 rute Tugu Jogja–YIA PP lengkap dengan tarif tiket reguler, Xpress, dan panduan cara pembelian online
Cukup Rp8.000, Ini Jadwal Lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo Hari Ini.
Jadwal KRL Solo-Jogja Jumat 11 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Cek jadwal lengkap tiap stasiun hingga Jogja.
Jadwal KRL Jogja–Solo September 2026 relasi Stasiun Tugu ke Palur lengkap di 13 stasiun, mulai pukul 05.05 WIB hingga perjalanan malam.
ALVA mencatat distribusi 20.000 unit pada September 2026, dengan pengguna yang telah menempuh lebih dari 78 juta kilometer.