Jembatan Kretek Dua Bakal Diimbangi Pengembangan Wisata
Suasana takbiran di Wates, Kulonprogo (Sekar Langit Nariswari/JIBI/Harian Jogja)
Lebaran 2016 dimeriahkan sejumlah animasi.
Harianjogja.com, KULONPROGO -- Lomba takbir keliling yang diadakan di Alun-Alun Wates, Kulonprogo, pada Selasa (5/7/2016) malam tak hanya diramaikan oleh kumandang takbir para peserta. Salah satu robot ikonik yang populer, Transformer bahkan ikut bertakbir bersama ribuan anak malam itu.
Replika robot yang terbuat dari kertas, bambu, dan stereofom tersebut juga dilengkapi dengan lampu sehingga bisa menyala dan menarik perhatian masyarakat yang datang menyaksikan lomba tahunan tersebut. Tak hanya itu, robot ini juga dilengkapi dengan tulisan Allah dan Muhammad di sisi kanan dan kiri lengannya. Di bagian belakang, tertulis dengan huruf berwarna hitam kalimat, Pray For Madinah.
Rasyid Imam Murtaji, kreator robot Transformer menjelaskan bahwa robot tersebut menjadi ikon untuk tranformasi positif yang dilakukan umat manusia selama Bulan Ramadhan yang telah berlalu. Selain itu, kalimat Pray For Madinah juga khusus dituliskan karena berita pengeboman yang terjadi di kota impian kaum muslim tersebut pada Senin lalu.
“Ini adalah bentuk solidaritas dan doa antara sesama muslim,”ujarnya di sela-sela parade.
Menurut dia, replika robot ini juga sebagai perlambang agar semua umat muslim di seluruh dunia bisa merayakan Idul Fitri dengan aman. Pasalnya, dalam salah satu film populer, robot ini dikenal sebagai penjaga keamanan dan kedamaian dunia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Keributan misa GMS Bantul dipicu izin belum lengkap. Polisi mediasi kedua pihak, situasi kini kondusif dan tetap jaga toleransi.
Tawuran remaja di Magelang dipicu tantangan Instagram. Dua pelajar luka parah, lima pelaku diamankan polisi.
Polemik GMS Bantul berujung kesepakatan. Ibadah tetap boleh, namun wajib lengkapi izin. Polisi siap tindak pelaku intimidasi.
Survei Abacus Data: 80% warga Kanada nilai AS di jalur salah. Faktor Trump dan kondisi global jadi pemicu kekhawatiran.
AC Milan pecat Allegri usai gagal ke Liga Champions 2026. Rossoneri juga rombak manajemen setelah finis kelima Serie A.