Jembatan Kretek Dua Bakal Diimbangi Pengembangan Wisata
Operasi penertiban di Terminal Wates, Kulonprogo, Senin (20/7/2015). (Harian Jogja/Rima Sekarani)
Lebaran 2016, arus mudik dan balik dipersiapkan matang untuk kenyamanan bersama.
Harianjogja.com, KULONPROGO -- Dinas Perhubungan Komunikasi Informatika (Dishubkominfo) Kulonprogo menambah menambah regu penjaga di Terminal Wates selama puncak arus mudik dan balik Lebaran 2016. Setidaknya empat regu disiagakan untuk memantau kepadatan aktivitas di terminal utama tersebut selama tiga pembagian waktu.
Seorang petugas jaga Dishubkominfo di Terminal Wates, Daryana mengatakan sebelumnya hanya tersedia satu regu yang terdiri dari tiga personel. Selain itu, penjagaan biasanya hanya dilakukan siang hari.
“Selama padat arus balik dan arus mudik dijadikan empat regu dan 24 jam,”ujarnya ditemui di Terminal Wates, Kamis (7/7/2016).
Ia mengakui kepadatan tertinggi di Terminal Wates baru akan terjadi pada masa arus balik nanti. Diperkirakan kepadatan akan meningkat hingga 30% dengan lebih dari 100 bus yang keluar masuk terminal selama masa sibuk ini.
Sebagian besar bus bertujuan ke Jakarta dan sejumlah daerah di barat Jawa. Memasuki arus mudik Lebaran, ia mengakui kapasitas daya tampung Terminal Wates cenderung kurang. Namun di hari biasa terminal cenderung lengang.
Sebagian bus kini lebih memilih jalur alternatif Jalur Jalan Lingkar Selatan (JJLS) dibandingkan jalan nasional. Sebab jalur ini lebih sedikit memiliki lampu lalu lintas dan kondisi jalan lebih baik sehingga waktu tempuh lebih cepat. Daryana juga mengatakan banyak kendaraan umum yang memasuki kawasan Kulonprogo tanpa melalui terminal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 1.021 warga Sleman gagal donor darah awal 2026, mayoritas karena Hb rendah. PMI pastikan stok aman.
Keributan misa GMS Bantul dipicu izin belum lengkap. Polisi mediasi kedua pihak, situasi kini kondusif dan tetap jaga toleransi.
Tawuran remaja di Magelang dipicu tantangan Instagram. Dua pelajar luka parah, lima pelaku diamankan polisi.
Polemik GMS Bantul berujung kesepakatan. Ibadah tetap boleh, namun wajib lengkapi izin. Polisi siap tindak pelaku intimidasi.
Survei Abacus Data: 80% warga Kanada nilai AS di jalur salah. Faktor Trump dan kondisi global jadi pemicu kekhawatiran.