Gunungkidul Kekurangan 936 Guru SD-SMP, Rekrutmen CPNS Terakhir 2020
Gunungkidul masih kekurangan 936 guru SD-SMP. Disdik menyebut pemenuhan tenaga pendidik bergantung pada anggaran dan kebijakan pusat.
Kondisi di Terminal Dhaksinarga Gunungkidul. (David Kurniawan/JIBI/Harian Jogja)
Infrastruktur Gunungkidul berupa Terminal Dhaksinarga akan berallih kewenangan ke Pemerintah Pusat
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Pengelolaan Terminal Tipe A Dhaksinarga akan beralih ke Pemerintah Pusat seusai dengan amanat dalam Undang-Undang No.23/2014 tentang Pemerintahan Daerah.
Namun dalam proses penyerahan personel, peralatan, pembiayaan dan pegawai (P3D) diketahui bahwa bangunan utama di terminal masih menjadi milik Pusat. Pasalnya sejak dioperasikan hingga saat ini tidak ada serah terima bangunan.
Oleh karenanya, dalam proses transisi ini maka proses perpindahan hanya menyangkut kepegawaian dan aset berkaitan lahan di terminal yang menjadi milik Pemerintah Kabupaten.
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Gunungkidul, Tommy Harahap mengakui saat ini proses P3D kewenangan daerah terus dilakukan. Salah satunya menyangkut masalah status Terminal Dhaksinarga.
Sesuai dengan amanat undang-undang, pengelolaan terminal Tipe A akan dilakukan oleh Pemerintah Pusat. Ia tidak menampik dari proses transisi itu diketahui bahwa status aset terminal masih dimiliki bersama antara pusat dengan kabupaten.
Adapun pembagiannya, pusat memiliki hak atas bangunan utama di terminal, sedang pemkab memiliki hak atas tanah yang digunakan. “Ini yang akan kita urai dan diselesaikan hingga batas waktu yang ditentukan,” kata Tommy, Senin (1/8/2016).
Menurut dia, kepemilikan bersama ini terjadi karena saat pembangunan di 2008 lalu, pemkab diminta untuk menyediakan lahan, sedangkan Pemerintah Pusat mengalokasikan anggaran untuk pembangunan. Namun hingga proses pembangunan selesai dan terminal dioperasikan hingga sekarang belum ada proses serah terima bangunan.
“Jadi statusnya masih dimiliki bersama, meski pengelolaan sudah dilakukan oleh pemkab,” ungkap mantan Kepala Disdukcapil ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gunungkidul masih kekurangan 936 guru SD-SMP. Disdik menyebut pemenuhan tenaga pendidik bergantung pada anggaran dan kebijakan pusat.
Agrinas mengungkap 159 manajer Kopdes Merah Putih mengundurkan diri menjelang operasional serentak 8.000 koperasi desa.
Hasil lab kasus dugaan keracunan MBG di Selo, Boyolali, menemukan bakteri E. coli, sedangkan kadar histamin pada udang masih normal.
Bawaslu Solo digugat terkait persyaratan administrasi ijazah Jokowi saat pencalonan. Sidang di PN Jakarta Pusat tertunda karena penggugat menambah saksi dan ahl
GSI Youth Fest 2026 digelar gratis di GOR Indoor Manahan, Solo, 8 November. Ada Ndarboy Genk, Raffi Ahmad, job fair, dan penghargaan 35 Local Hero.
PT BPR Bank Kulon Progo menyalurkan kredit sekitar Rp420 miliar untuk mendukung UMKM dan ekonomi daerah melalui program SUPER KeRISKu, Kredit Merapi, serta laya