LELANG GUNUNGKIDUL : Jumlah Pendaftar Tak Sesuai Target, Proses Diperpanjang

David Kurniawan
David Kurniawan Jum'at, 30 September 2016 11:55 WIB
 LELANG GUNUNGKIDUL : Jumlah Pendaftar Tak Sesuai Target, Proses Diperpanjang

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Tommy Harahap (paling kiri) dan Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM (kiri nomor 2) saat menyerahkan berkas pendaftaran calon Sekda Gunungkidul di Kantor BKD, Kamis (29/9/2016). (David Kurniawan/JIBI/Harian Jogja)

Lelang Gunungkidul untuk calon Sekda belum banyak peminat.

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL  – Pendaftaran calon Sekretaris Daerah Gunungkidul tinggal memiliki waktu efektif selama tiga hari. Namun hingga batas waktu pendaftaran akan ditutup baru ada dua nama yang melamar.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Gunungkidul Sigit Purwanto mengatakan, dalam ketentuan pendafataran minimal harus ada empat orang yang melamar. Namun jika jumlah itu tidak memenuhi maka akan dilakukan masa perpanjangan pendaftaran.

(Baca Juga :http://www.solopos.com/2016/09/22/lelang-gunungkidul-supartono-panen-dukungan-754903"> LELANG GUNUNGKIDUL : Supartono Panen Dukungan)

“Syaratnya minimal harus ada empat pendaftar karena nanti dalam proses seleksi akan ada tiga kandidat yang dipilih. Selanjutnya hasil tersebut diserahkan ke bupati untuk diajukan ke gubernur guna dipilih siapa yang tepat mengisi posisi sekda Gunungkidul,” kata Sigit, Kamis (29/9/2016)

Terpisah, Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM Widodo mengatakan ketertarikan untuk dalam seleksi sekda karena ingin ikut berpartisipasi dalam pembangunan di Gunungkidul. Ketertarikan itu sudah dituangkan dalam visi misi calon sekda yang diserahkan sebagai salah satu persyaratan dalam pendaftaran.

“Semua sudah saya lengkapi dan tinggal menunggu proses selanjutnya,” katanya.

Sementara itu, Asisten I Bidang Kesejahteraan Rakyat Tommy Harahap mengaku siap memerbaiki kesalahan dalam berkas pendaftaran. Dia pun berjanji melengkapi itu sebelum proses pendaftaran ditutup. “Secara umum sudah lengkap, tapi ada salah satu berkas pendaftaran yang harus disalin dengan tulisan tangan sehingga harus diperbaiki,” katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online