KPK Dalami Aliran Rp106,3 Miliar yang Diduga ke Nusron Wahid
KPK menelusuri aliran dana Rp106,3 miliar dalam kasus ATR/BPN yang diduga mengalir ke Nusron Wahid dan terkait layanan pertanahan.
3 anak di bawah umur diduga melakukan tindak klithih dan membawa senjata tajam, botol, dan gir kendaraan tertangkap di Kalibawang pada Kamis (15/12/2016). (Sekar Langit Nariswari/JIBI/Harian Jogja)
Kriminal Jogja berupa klithih menjadi kasus yang paling diwaspadai sepanjang 2016
Harianjogja.com, SLEMAN- Dirreskrimum Polda DIY Kombes Pol Frans Tjahyono menyebutkan dari berbagai kasus kriminal di DIY ada satu kasus yang menjadi perhatian utama pihak kepolisian.
Kasus tersebut adalah kasus yang akhir-akhir ini sangat marak dan justru banyak dilakukan oleh pelajar dan anak dibawah umur.
"Klithih atau kekerasan jalanan yang kerap melibatkan pelajar dan anak dibawah umur juga menjadi perhatian kami. Contohnya seperti kasus aksi kekerasan yang menewaskan satu pelajar SMA Muhammadiyah 1 Yogya beberapa pekan lalu," katanya, Kamis (29/12/2016).
Frans mengatakan puluhan kasus tawuran pelajar dan aksi klithih justru semakin mencoreng nama baik wilayah DIY sebagai kota pelajar dan wisata. Namun demikian meski pelaku aksi kekerasan di jalan tersebut masih banyak terdiri oleh pelajar dan anak di bawah umur namun proses hukumnya terus berlanjut dengan cara diversi atau dengan menyesuaikan dengan UU perlindungan anak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KPK menelusuri aliran dana Rp106,3 miliar dalam kasus ATR/BPN yang diduga mengalir ke Nusron Wahid dan terkait layanan pertanahan.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 8 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap dan tarif KRL Rp8.000.
Awal musim hujan di Bantul diprediksi mundur lebih dari 30 hari. DPRD Bantul menyiapkan posko dan antisipasi kekeringan.
Suzuki e SKY resmi diperkenalkan di Jepang dan dijual mulai 16 November 2026. Mobil listrik mungil ini punya jarak tempuh 310 km dan desainnya tercatat di DJKI.
DPRD DIY meminta BUMD tak hanya mengejar pertumbuhan aset, tetapi juga memperbesar keuntungan dan kontribusi terhadap pendapatan daerah.
Para chef mengeksplorasi kuliner Jawa Tengah dan Jawa Timur, dari sate srepeh hingga tahu telur, untuk menghidupkan kembali makanan lokal.