HUT ke-81 RI, IDM Resmikan Rumah Layak Huni di Sleman
IDM meresmikan rumah layak huni ke-56 untuk warga Sleman dalam HUT ke-81 RI. Program TJSL ini menyasar masyarakat sekitar destinasi wisata.
Ilustrasi hujan deras (JIBI/Dok)
Cuaca ekstrem diprediksi berlangsung hingga pekan depan
Harianjogja.com, SLEMAN -- Intensitas hujan hingga di atas 50 mm per hari berpeluang terjadi di wilayah DIY. Kondisi tersebut terjadi akibat kuatnya monsun Asia yang mengakibatkan udara basah terkonsentrasi di pesisir Selatan Jawa.
Kepala kelompok Operasional Stasiun Klimatologi Mlati -Yogyakarta Djoko Budiyono menjelaskan, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih akan mengarungi wilayah DIY.
"Periode hingga akhir Februari mendatang hujan dalam kategori sedang (21-50 mm per hari hingga lebat di atas 50 mm per hari masih berpeluang muncul di DIY," jelasnya saat dihubungi Harianjogja.com, Selasa (21/2/2017).
Berdasarkan pengamatan BMKG DIY, kondisi atmosfer beberapa hari ke depan terlihat berbeda. Muncul area belokan dan pertemuan angin mengakibatkan kondisi udara menjadi tidak stabil di langit DIY. Kondisi tersebut bisa mengakibatkan potensi hujan sedang- lebat yang dapat disertai kilat dan petir.
"Kondisi ini didukung dengan kuatnya monsun Asia atau angin baratan yang menyebabkan udara basah terkonsentrasi khususnya di sekitar pesisir selatan Jawa," kata Djoko.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
IDM meresmikan rumah layak huni ke-56 untuk warga Sleman dalam HUT ke-81 RI. Program TJSL ini menyasar masyarakat sekitar destinasi wisata.
Polisi menyelidiki penembakan tiga kendaraan konvoi Freeport di Mile Point 60. Tak ada korban jiwa, enam serpihan logam ditemukan.
Desil Timbul tukang becak di Kulonprogo akhirnya berubah dari 9 menjadi 3, tetapi anaknya masih kesulitan mengakses KIP Kuliah.
Bali United menang 2-1 atas PSS Sleman pada laga perdana BRI Super League 2026-2027. Dua gol tuan rumah dianulir VAR.
Cagar budaya nasional 2026 ditarget 1.750 objek. Hingga Agustus, 1.172 objek telah direkomendasikan untuk ditetapkan.
Harga Pertamax diproyeksikan sulit turun hingga akhir 2026. Ekonom memperkirakan harga bisa turun sekitar Rp1.500 per liter.