Pendaftaran Seleksi Petugas Haji 2027 Dibuka, Ini Syarat dan Jadwalnya
Seleksi petugas kesehatan haji 2027 dibuka mulai 20 Agustus 2026. Simak syarat, formasi, tahapan, dan jadwal seleksinya.
Benda bersejarah Jogja yang kali ini ditemukan ialah keris
Harianjogja.com, JOGJA -- Dinas Kebudayaan DIY berupaya mengkaji temuan keris luk sebelas berdhapur Sabuk Inten yang diperkirakan dibuat oleh empu di masa Sultan Agung. Keris berpamor beras wutah dengan tangguh Mataram abad XVI itu ditemukan saat ekskavasi oleh Tim Disbud DIY di sebuah situs kawasan Kraton Pleret, Bantul pada 2010 silam.
Baca Juga : http://m.solopos.com/2017/03/16/benda-bersejarah-jogja-temuan-sabuk-inten-diperkirakan-peninggalan-masa-sultan-agung-802114">BENDA BERSEJARAH JOGJA : Temuan Sabuk Inten Diperkirakan Peninggalan Masa Sultan Agung
Kepala Seksi Promosi dan Inovasi Bidang Permuseuman Dinas Kebudayaan DIY Budi Husada mengatakan paska-penemuan saat ekskavasi pada 2010, keris Sabuk Inten itu telah melalui berbagai tahapan konservasi sebelum akhirnya bisa dipasang di museum untuk dapat dilihat masyarakat. Pihak yang telah melakukan konservasi yaitu tim dari Museum Sonobudoyo. Selanjutkan karena temuan itu berada di wilayah Pleret dan saat ini sudah ada museumnya, maka Sabuk Inten itu akan menambahkan koleksi di museum Pleret.
"Yang bisa menkonservasi ini di Sonobudoyo, lalu diserahkan ke sana. Setelah dilakukan konsevrasi karena ditemukan di wilayah Pleret dan di sana ada museumnya maka oleh Sonobudoyo diserahkan di Museum pleret untuk dipamerkan, tahapannya seperti itu," tegasnya, Kamis (16/3/2017)
Menurutnya inti dari keris Sabuk Inten sering difilosofikan sebagai kejayaan, kemakmuran dan kekuasaan. Oleh karena itu, sangat dimungkinkan keris temuan itu sebelumnya dipakai oleh pejabat saat masa pemerintahan Sultan Agung.
"Kami berusaha mengkaji, kalau dari jenis logamnya logam dipakai kebanyakan orang tetapi kalau dari pamornya, sabuk inten harusnya setingkat pejabat," ujarnya.
Agar bisa dinikmat masyarakat luas, pihaknya akan membuatkan hologram tiga dimensi sehingga bisa dilihat masyarakat dari berbagai sisi. Mengingat keris tersebut merupakan barang tua yang harus selalu terjaga keberadaannya.
"Nanti kami buatkan hologram tiga dimensi, sebelum akan dipamerkan di JCM nanti," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Seleksi petugas kesehatan haji 2027 dibuka mulai 20 Agustus 2026. Simak syarat, formasi, tahapan, dan jadwal seleksinya.
Pemda DIY menyambut baik rencana gaji PPPK dibebankan ke APBN karena dinilai dapat meringankan beban anggaran daerah.
Viral tagging parkir memicu cekcok di tempat umum. Simak 10 etika parkir agar tidak mengganggu pengguna lain dan memicu konflik.
Kawasan wisata Bromo kembali dibuka 20 Agustus 2026 setelah kebakaran hutan dipadamkan. Pengunjung diminta mencegah sumber api.
Ribuan warga Kulonprogo memadati Alun-Alun Wates menyaksikan pawai HUT ke-81 RI yang diikuti 97 kontingen sekolah dan OPD.
BMKG mencatat 3.055 gempa susulan di Flores setelah gempa M7,7. Terbesar M6,2, sementara BNPB siapkan bantuan rumah warga terdampak.