97 Kontingen Meriahkan Pawai Kemerdekaan di Alun-Alun Wates

Khairul Ma\'arif
Khairul Ma\'arif Rabu, 19 Agustus 2026 19:27 WIB
97 Kontingen Meriahkan Pawai Kemerdekaan di Alun-Alun Wates

Ratusan bahkan sampai ribuan orang memadati kawasan Alun-alun Wates tepatnya depan Rumah Dinas Bupati Kulonprogo, Rabu (19/8/2026) untuk menyaksikan lomba pawai dari berbagai kategori./Harian Jogja=Khairul Ma\'arif

Harianjogja.com, KULONPROGO—Ribuan warga Kulonprogo tumpah ruah di Alun-Alun Wates untuk menyaksikan lomba pawai dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, Rabu (19/8/2026). Kegiatan yang digelar Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kulonprogo itu melibatkan 97 kontingen dari berbagai jenjang sekolah hingga Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Alun-Alun Wates menjadi pusat penampilan peserta sekaligus lokasi masyarakat menyaksikan kemeriahan pawai secara gratis. Para peserta menunjukkan kekompakan dalam baris-berbaris dengan menampilkan kreativitas masing-masing kontingen.

Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Disdikpora Kulonprogo, Agus Sudarmadi, mengatakan antusiasme peserta dalam pelaksanaan pawai tahun ini sangat tinggi.

Sebanyak 97 kontingen yang mengikuti kegiatan tersebut terdiri atas 31 kontingen tingkat SD/MI, 29 kontingen SMP/MTs, 30 kontingen SMA/SMK/MA, serta 6 kontingen dari instansi atau OPD di lingkungan Pemkab Kulonprogo.

"Pawai ini bukan sekadar agenda tahunan memperingati kemerdekaan, tetapi juga menjadi sarana memupuk rasa nasionalisme, membangun kedisiplinan, serta mengasah kerja sama dan kreativitas para pelajar maupun aparatur di Kulonprogo," ujar Agus, Rabu (19/8/2026).

Rute Pawai Kulonprogo Dipersingkat

Rangkaian lomba pawai Kulonprogo dimulai sejak pukul 07.00 WIB dan berlangsung sepanjang hari. Seluruh peserta mendapat kesempatan menampilkan kemampuan, kekompakan, serta ketepatan dalam baris-berbaris.

Pada pelaksanaan tahun ini, rute pawai dibuat lebih singkat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Penyesuaian tersebut dilakukan untuk menjaga kelancaran lalu lintas sekaligus mempertimbangkan kondisi fisik peserta.

Seluruh kontingen memulai perjalanan dari halaman Rumah Dinas Bupati Kulonprogo. Peserta kemudian mengitari Alun-Alun Wates menuju arah barat, melintasi depan Dinas Kesehatan dan Gedung Pemkab Kulonprogo, sebelum bergerak menuju arah timur.

Ketepatan Waktu Jadi Salah Satu Penilaian

Agus menjelaskan penentuan pemenang lomba pawai berada di tangan tim juri independen. Sejumlah indikator teknis digunakan dalam penilaian, salah satunya ketepatan waktu ketika peserta melakukan penataan formasi atau display.

"Setiap kontingen diberikan alokasi waktu penataan formasi (display) maksimal 4 menit. Jika melebihi durasi tersebut, akan ada pengurangan poin dalam perhitungan tim juri," tegasnya.

Penghargaan diberikan kepada Juara 1, 2, dan 3 pada masing-masing kategori jenjang sekolah, yakni SD, SMP, dan SMA. Untuk kategori sekolah, kelompok putra dan putri dipisahkan dalam penilaian.

Sementara itu, kategori umum/OPD dinilai secara menyeluruh tanpa pemisahan berdasarkan kelompok putra dan putri.

Wakil Bupati Bakar Semangat Peserta

Wakil Bupati Kulonprogo, Ambar Purwoko, turut hadir dalam kegiatan tersebut. Ia membakar semangat para peserta dengan yel-yel khas daerah sebelum memberikan amanat.

Ambar menegaskan kegiatan baris-berbaris bukan hanya berkaitan dengan kemampuan fisik maupun kerapian formasi. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi sarana untuk menempa mentalitas dan kedisiplinan generasi penerus bangsa.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Yudhi Kusdiyanto
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online