Kurangi Emisi Lintas Laju Urban, KAI Commuter Raih Penghargaan di JBBA
KAI Commuter Indonesia (KCI) Wilayah 6 dianugerahi penghargaan bergengsi dalam ajang Jogja Brand and Business (JBBA) 2026, Rabu (15/7)
Pemerintah Kota Jogja bersama masyarakat serempak membersihkan sampah di Sungai Code di wilayah Bintaran, Wirogunan, Mergangsan, Minggu (19/3/2017). (Ujang Hasanudin/JIBI/Harian Jogja)
Hari air dunia diperingati dengan membersihkan sungai.
Harianjogja.com, JOGJA -- Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja bersama masyarakat melakukan aksi bersih-bersih sungai secara serentak di tiga sungai, yakni Sungai Code, Winongo, dan Gajah Wong, Minggu (19/3/2017). Aksi tersebut sebagai bagian dari peringatan Hari Air se-Dunia.
Baca Juga :http://m.solopos.com/?p=802791"> HARI AIR DUNIA : Pemkot dan Masyarakat Kerja Bakti Bersihkan Sungai
Dari pantauan Harianjogja.com mulai di sekitar Sungai Code mulai dari jembatan Sayidan di Kampung Bintaran sampai Jembatan Surokarsan memang masih banyak warga yang membuang limbah rumah tangga ke sungai baik dari pemukiman di wilayah Bintaran maupun pemukiman yang masuk wilayah Gondomanan.
“Untuk wilayah kami sudah ada septitank komunal, tapi memang asih kurang dan akan terus kami upayakan,” kata Lurah Wirogunan Suprihastuti.
Suprihastuti mengatakan sebagian besar masyarakatnya sudah cukup menyadari pentingnya kebersihan air sungai terutama setelah ada jalan inspeksi di sepanjang bantaran sungai sebagi bagian dari program mundur, munggah, madep kali (3MK). Warga juga mulai menata kawasan bantaran sungai dengan taman, penghijauan, dan menjadikan kawasan itu sebagai kawasan wisata kuliner.
Kedepan, kata dia, wilayah Bintaran dan Surokarsan akan menjadi satu kawasan wisata sungai. Penataan diawali dengan program kota tanpa kumuh (Kotaku) yang dibantu oleh pusat dan Pemerintah Kota Jogja.
“Dengan menjadikan sungai sebagai lokasi wisata, masyarakat akan turut menjaga kebersihan sungai,” ujar Suprihatin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KAI Commuter Indonesia (KCI) Wilayah 6 dianugerahi penghargaan bergengsi dalam ajang Jogja Brand and Business (JBBA) 2026, Rabu (15/7)
Muhammadiyah meminta polisi tidak tebang pilih mengusut dugaan kekerasan yang melibatkan anggota maupun ormas berdasarkan bukti hukum.
Dokter UGM mengingatkan pentingnya mengontrol kolesterol dan menerapkan gaya hidup sehat untuk menekan risiko penyakit jantung dan stroke.
Program Manajemen Talenta Nasional di ISI Jogja menyiapkan talenta seni, olahraga, riset, dan inovasi untuk berkontribusi pada ekonomi nasional.
Sebanyak 785 lansia penerima bansos Kulonprogo terindikasi judol. DPRD meminta penelusuran dan evaluasi agar bantuan tepat sasaran.
Pengetahuan masyarakat adat dinilai masih sering diabaikan dalam kebijakan konservasi Indonesia meski mereka menjadi penjaga lingkungan.