Gus Kikin Pimpin PBNU 2026-2031, Ini Harapan Puan Maharani
Puan Maharani mengucapkan selamat atas terpilihnya Gus Kikin sebagai Ketum PBNU 2026-2031 dan berharap NU semakin baik.
General Manager (GM) Garuda Indonesia Branch Office Jogja - Jubi Prasetyo (Holy Kartika NS/JIBI/Harian Jogja)
Wisata Jogja kali ini memperkenalkan keistimewaan DIY di dunia.
Harianjogja.com, JOGJA -- Lebih dari tiga tahun menjabat sebagai General Manager Garuda Indonesia untuk Inggris dan Irlandia, Jubi Prasetyo, akhirnya dapat pulang ke tanah air. Kali ini, laki-laki kelahiran Tegal itu didaulat menjadi General Manager Garuda Indonesia untuk Jogja.
Tak jauh berbeda dengan pengalamannya di Negeri Ratu Elizabeth yang tak hentinya berpromosi tentang pariwisata Indonesia. Kepulangannya ke tanah air membawa serta tekad untuk berperan serta dalam program pemerintah dalam meningkatkan kunjungan wisata ke Indonesia, khususnya ke DIY.
"Sebelumnya, saat berada di perwakilan Garuda Indonesia di Inggris, beberapa destinasi, termasuk Jogja juga dipromosikan. Saya pindah ke Jogja, ini kesempatan untuk mengeksplor potensi-potensi di DIY yang dapat saya promosikan ke kolega-kolega saya di luar negeri," ujar Jubi kepada Harian Jogja, pekan lalu.
Jubi mengungkapkan Jogja merupakan second destination wisata di Indonesia setelah Bali. Daerah istimewa ini memiliki berbagai potensi wisata yang menarik, sehingga layak untuk dipromosikan lebih luas lagi ke luar negeri.
Kendati baru kurang lebih dua bulan menjabat sebagai GM Garuda Indonesia Branch Office Jogja, Jubi menargetkan sejumlah program untuk mendorong kunjungan wisata ke DIY. Selain itu, melalui program-program peningkatan kunjungan wisata, dia berharap dapat turut memacu perekonomian di DIY yakni dengan pergerakan trafik dari potensi itu sendiri.
"Untuk itu, yang kami lakukan adalah dengan menjalin kerjasama dengan para operator untuk lebih fokus mengenal destinasi DIY. Program-program itu sudah ada dalam perencanaan, bahkan sebagian sudah terealisasi," ungkap laki-laki kelahiran Tegal, 17 Maret 1967 silam itu.
Kendati saat ini 18 penerbangan Garuda Indonesia ke Jogja masih didominasi rute domestik, ke depan upaya menarik penumpang dari luar negeri juga akan diwujudkan. Jubi mengungkapkan, sesuai dengan misi untuk mengembangkan destinasi wisata DIY, penambahan rute internasional juga akan mulai digarap di Jogja oleh maskapai nasional ini.
"Kami tahun ini berharap dapat segera mewujudkan satu rute internasional dari Jogja," kata Jubi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Puan Maharani mengucapkan selamat atas terpilihnya Gus Kikin sebagai Ketum PBNU 2026-2031 dan berharap NU semakin baik.
Hotspot Kalbar dan Kalteng kembali naik. Menhut Raja Juli Antoni menetapkan kedua provinsi sebagai prioritas penanganan karhutla.
Delapan WNI disebut menjadi tentara Rusia. BIN dan Kemlu RI menelusuri dugaan perekrutan serta memverifikasi informasi tersebut.
DPRD DIY menyebut ada BTT sekitar Rp15 miliar untuk mengantisipasi kekeringan 2026 jika kebutuhan penanganan meningkat.
Kejati Jateng mengusut dugaan korupsi Smart Classroom di 13 daerah. Harga TV pintar diduga digelembungkan hingga enam kali lipat.
Desil Timbul, tukang becak Kulonprogo, masih tercatat 9 menurut lurah. Sebelumnya BPS menyebut desilnya telah turun menjadi 3.