UMKM KULONPROGO : Takut Berurusan dengan Bank, Rentan Terjerat Rentenir

Arief Junianto
Arief Junianto Rabu, 22 Maret 2017 12:55 WIB
UMKM KULONPROGO : Takut Berurusan dengan Bank, Rentan Terjerat Rentenir

UMKM Kulonprogo rentan terjerat rentenir karena takut berurusan dengan bank

Harianjogja.com, KULONPROGO--Ketakutan para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kulonprogo terhadap syarat agunan yang diterapkan bank penyalur kredit masih terjadi.

Disinyalir, hal inilah yang lantas membuat mereka terjebak dalam praktik rentenir.

Seperti diakui sendiri oleh Santoso, salah satu pelaku UMKM di Desa Jatirejo, Lendah. Saat ditemui di kediamannya, ia mengaku masih terjerat utang dengan seorang rentenir hingga kini.

Dirinya menjelaskan, rentenir tersebut dikenalnya sekitar dua tahun lalu. Ketika itu, ia sempat mendapatkan tawaran dari salah seorang rekannya terkait pencairan kredit mudah dan cepat. “Dan yang pasti tidak rumit. Tanpa agunan,” katanya.

Namun, beban yang ia tanggung saat membayar angsuran terbilang cukup berat. Betapa tidak, bunga setiap angsuran yang harus ia bayar mencapai antara 10-15%. “Padahal, waktu itu saya cuma mengambil kredit sebesar Rp5 juta saja, mengangsurnya saja tiap minggu, tergantung kesepakatan,” ucapnya.

Diakuinya, keputusan memilih rentenir itu memang didasari oleh kekhawatirannya terhadap syarat agunan yang ditetapkan oleh pihak bank. Itulah sebabnya, dengan dalih butuh uang cepat, ia pun menerima tawaran dari rentenir itu.

Terkait hal itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kulonprogo Sri Hermintarti sebelumnya mengakui banyaknya pelaku UMKM yang masih takut berurusan dengan bank. Padahal hal tersebut penting untuk pengembangan usaha guna mendapatkan modal usaha tambahan.

“Terutama untuk pelaku usaha yang omsetnya di bawah Rp300 juta. Itulah sebabnya, saya berharap UMKM diberikan kesempatan mengakses KUR [Kredit Usaha Rakyat] Retail dengan nominal Rp25 juta hingga Rp500 juta,” terangnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online