Tabungan Simpeda Capai Rp75 Triliun, BPD Perkuat Layanan Digital
Bank Pembangunan Daerah (BPD) se-Indonesia bertemu di malam puncak Penarikan Undian Nasional Tabungan Simpeda Tahun XXXVII-2026
Petugas berupaya mengevakuasi siswa SD Negeri Trisik di Desa Banaran, Kecamatan Galur, Kulonprogo dalam simulasi penanganan bencana gempa dan tsunami, Rabu (8/3/2017). (Rima Sekarani I.N./JIBI/Harian Jogja)
Bencana Kulonprogo tergolong tinggi namun perhatian pada desa tanggap bencana masih kurang
Harianjogja.com, KULONPROGO --Kendati tergolong sebagai kabupaten dengan tingkat kerawanan bencana tertinggi di DIY, Kulonprogo kurang memberikan perhatian pada keberadaan Desa Tanggap Bencana (Destana).
Terbukti, di tahun ini saja, melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kulonprogo, pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kulonprogo hanya menganggarkan Rp18 juta untuk peningkatan kualitas tiga Destana di Kulonprogo.
Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kulonprogo Hepi Eko Nugroho mengakui tahun ini pihaknya memang menganggarkan pembinaan dan peningkatan kualitas untuk tiga Destana saja. Itu pun diakuinya tak ada anggaran lebih untuk menggelar simulasi.
“Jadi hanya sosialisasi saja,” katanya saat ditemui Harianjogja.com seusai Sosialisasi Pembentukan Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB) Kulonprogo di Rumah Makan Nggirli, Rabu (22/3/2017).
Sebenarnya, Hepi menambahkan, tahun ini pihaknya sudah menyiapkan program peningkatan kualitas untuk 13 Destana. Namun, keterbatasan anggaran itu memaksa pihaknya terpaksa mengikutsertakan 10 Destana pada program yang digelar oleh BPBD DIY.
Berdasarkan Daftar Pelaksanaan Anggaran (DPA) BPBD Kulonprogo, pihaknya memperoleh jatah anggaran hanya sebesar Rp160 juta saja. Dikatakan Hepi, sebesar Rp24 juta di antaranya dipakai untuk pengadaan peralatan macam gergaji besi dan angkong.
“Sejak 2015, kami selalu lakukan pengadaan setidaknya 1 unit gergaji besi dan 2 unit angkong untuk masing-masing Desatana,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Wamenhaj Dahnil mengimbau jemaah umrah memilih penerbangan langsung ke Jeddah atau Madinah dan menghindari transit di Malaysia serta Singapura.
UNY dan UNNES melaju ke final Campus League Futsal Regional Yogyakarta 2026 setelah melewati semifinal sengit di sektor putra dan putri.
Pemkab Gunungkidul memberi penghargaan kepada 55 kalurahan yang melunasi PBB-P2 sebelum jatuh tempo. Simak target dan realisasinya.
Gibran Rakabuming meminta Pertamina memperkuat pendampingan UMKM di Cilacap, termasuk penyusunan rencana bisnis dan perluasan akses pasar.
BBTE 2026 di Magelang menargetkan transaksi pariwisata Rp120 miliar. Expo ini mempertemukan pelaku industri dan membidik pasar internasional.