KECELAKAAN SLEMAN : Luka di Kepala Akibatkan Tangan & Kaki Taasqif Sering Getar Sendiri

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Jum'at, 31 Maret 2017 08:55 WIB
KECELAKAAN SLEMAN : Luka di Kepala Akibatkan Tangan & Kaki Taasqif Sering Getar Sendiri

Balita Muhammad Syaqif Dirga Krisnawan di Ruang IMC RSPU dr Sardjito dengan ditunggui oleh pamannya Kantun Basuki, Rabu (28/12/2016). (Yudho Priambodo/JIBI/Harian Jogja)

Kecelakaan Sleman, kondisi korban kian membaik

Harianjogja.com, SLEMAN -- Kondisi korban selamat kecelakaan Sleman yang terjadi Kamis (22/12/2016) di Jalan Magelang Dusun Kutu Asem, Sinduadi, Mlati, Muhammad Tsaqif Dirga Triskanadifan kian membaik. Adapun setelah mengalami tabrakan tersebut, kedua orangtua, Sutrisno dan Sri Kanthi meninggal dunia, sedang Tsaqif yang saat itu berumur empat bulan harus dirawat di RSUP dr Sardjito karena menderita pendarahan serius hingga koma.

Baca Juga : http://m.solopos.com/2017/03/30/kecelakaan-sleman-jaksa-dan-saksi-tak-siap-sidang-ditunda-keluarga-korban-kecewa-806004">KECELAKAAN SLEMAN : Jaksa dan Saksi Tak Siap, Sidang Ditunda, Keluarga Korban Kecewa

Hanya, untuk memulihkan luka-luka yanh dialami, Tsaqif harus terus menjalani fisioterapi dan masih butuh banyak rangsangan.

"Soalnya kondisi Tsaqif kembali seperti bayi yang baru lahir. Mohon doa nya semoga dikemudian hari tidak ada gangguan pada tumbuh kembangnya," harap Kakak sepupu Tsaqif, Takas Prasetianto, Kamis (30/3/2017)

Menurutnya, proses penyembuhan untuk Tsaqif masih panjang. Hal itu diakibatkan adanya luka di bagian kepala yang cukup besar dan lebar.
"Sampai saat ini untuk tangan dan kaki nya masih sering getar-getar sendiri," ujarnya.

Ditambahkan Kantun, selama ini Tsaqif dirawat jalan di rumah dengan terapi rutin yang dijalani. Selama perawatan berjalan, biaya yang dikeluarkan ditanggung oleh keluarga dan donatur. Sementara, tidak ada bantuan apapun yang diberikan dari terdakwa dan keluarga terdakwa.

"Untuk pemerikasaan kesehatan dalam sebulan rata-rata bisa menghabiskan Rp1 juta, pempers sekitar Rp450.000 dan lainnya. Semua ditanggung oleh keluarga dan donatur. Kami berharap kondisi Tsaqif terus sehat seperti anak-anak lainnya," ungkapnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online