Gunungkidul Krisis Air Saat Kemarau, Sungai Bawah Tanah Jadi Solusi
DPRD Gunungkidul mendorong optimalisasi sungai bawah tanah sebagai solusi jangka panjang mengatasi krisis air bersih saat kemarau.
Sejumlah pengunjung sedang bermain di kawasan pasir putih yang ada di Pantai Sadranan, Tanjungsari. Untuk menghindari pencurian pasir di kawasan pantai, jajaran Polair Polres Gunungkidul akan memasang papan peringatan untuk tidak mengambil pasir di kawasan pantai. foto diambil beberapa waktu lalu.(David Kurniawan/JIBI/Harian Jogja)
Pencurian Gunungkidul juga terjadi di kawasan pesisir
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Jajaran Satuan Polisi Air (Satpolair) mewaspadai potensi pencurian pasir di kawasan pesisir Gunungkidul. Untuk mengantisipasi hal itu, polisi akan memasang sejumlah banner agar para pengunjung tidak mengambil pasir yang berada di lokasi pantai.
Baca Juga : http://m.solopos.com/?p=806368">PENCURIAN GUNUNGKIDUL : Mulai Marak, Polisi Waspadai Pencurian Pasir di Kawasan Pesisir
Menurut Kasatpolair Polres Gunungkidul AKP Sunarto, aktivitas pencurian pasir bisa sangat merugikan. Salah satunya dapat mengurangi keindahan alam di sekitar pantai. Oleh karenanya, aktivitas tersebut harus dicegah agar ekosistem yang ada tetap terjaga.
“Untuk antisipasi kami akan rutin melakukan pemantauan berkala,” imbuh Sunarto, Jumat (31/3/2017).
Sementara itu, salah seorang pelaku wisata di Pantai Ngolang, Kemadang, Tanjungsari, Heri Purnomo mengaku beberapa kali menangkap basah warga yang mengambil pasir di sekitar pantai. Dia mengakui, peristiwa tersebut terjadi belum terlalu lama. Adapun pasir yang diambil berlokasi di Pantai Nglolang dan Sepanjang.
“Memang kejadiannya tidak bersamaan. Saat ditangkap pengunjung diketahui membawa satu kantong kresek yang penuh dengan pasir laut. Untuk itu, kami meminta untuk mengembalikan ke pantai lagi,” katanya.
Menurut dia, pasir laut memiliki banyak manfaat. Selain bisa digunakan sebagai dasaran pendaratan lompat jauh atau lapangan bola voli, dalam skala kecil pasir-pasir itu dapat digunakan untuk akuarium atau membuat taman.
“Upaya pengambilan pasir harus dicegah sehingga kondisi di sekitaran pantai tetap terjaga,” ujar Heri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Gunungkidul mendorong optimalisasi sungai bawah tanah sebagai solusi jangka panjang mengatasi krisis air bersih saat kemarau.
Vandalisme 378 muncul di pagar kantor baru DPD PSI Solo. Yogo mengaku tak tahu maksud tulisan yang baru terlihat sore hari.
Pemerintah Kabupaten Klaten menggelar kegiatan serap aspirasi bertajuk Sambung Rasa di Desa Karangduren, Kecamatan Kebonarum, Selasa (1/9/2026)
Inflasi DIY Agustus 2026 mencapai 3,07% secara tahunan. Harga emas perhiasan dan daging ayam ras menjadi penyumbang utama.
Pemerintah membuka 25 prodi PPDS berbasis rumah sakit. Seleksi dimulai 3 September 2026 untuk memenuhi kebutuhan 65.000 dokter spesialis.
Gempa M4,3 mengguncang Cianjur, Selasa (1/9/2026). Getaran terasa hingga Bandung dan Sukabumi. BMKG menyebut gempa dipicu sesar aktif.