Desa Budaya Diminta Optimalkan Anak Muda

Uli Febriarni
Uli Febriarni Kamis, 06 April 2017 12:20 WIB
Desa Budaya Diminta Optimalkan Anak Muda

Sultan HB X sedang membunyikan keprekan, sekaligus pertama dilaunchingnya desa budaya se-DIY, Rabu (5/4/2017). (Uli Febriarni/JIBI/Harian Jogja)

Desa Budaya di DIY diminta mengoptimalkan peran anak muda

Harianjogja.com, KULONPROGO-Desa budaya bisa mengoptimalkan kehadiran anak muda, dalam pengelolaan desa budaya.

Baca juga : http://m.harianjogja.com/?p=807554" target="_blank">DESA BUDAYA : Sultan Melaunching 56 Desa Budaya se-DIY

Hal tersebut dikemukakan oleh Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono, saat melaunching 56 desa, di Dusun Taruban, Desa Tuksono, Rabu (5/4/2017).

Menurut dia, anak muda yang memiliki pendidikan cukup, bisa menjadi kekuatan baru dalam mengelola objek wisata dan tradisi, serta budaya di desa budaya. Baik yang dikelola dengan sistem Badan Usaha Milik Desa, atau bentuk lainnya, tergantung kebijakan pimpinan desa.

"Semoga segala upaya yang dilakukan, dapat mendorong warga desa untuk berkreasi dan inovasi mengembangkan daerahnya," kata dia.

Kepala Dinas Kebudayaan DIY, Umar Priyono menuturkan, ke depan, dari 400 desa atau kelurahan akan muncul desa budaya-desa budaya baru.

"Desa budaya di DIY perlu bertahan, dan terus disupport, sehingga akan semakin tangguh," ujarnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Artikel Penulis