JNE Dukung Promosi Pariwisata Cilacap
Ekowisata Sungai Mudal di Banyunganti, Jatimulyo, Girimulyo, Kulonprogo, Sabtu (14/1/2017). (Kusnul Isti Qomah/JIBI/Harian Jogja)
Wisata Kulonprogo menjadi sarana investasi daerah
Harianjogja.com, KULONPROGO-Sektor pariwisata dinilai sebagai salah satu investasi yang sangat prospektif. Kondisi itu mendorong Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (DPMPT) Kabupaten Kulonprogo aktif melakukan pendataan terhadap potensi obyek-obyek wisata di seluruh wilayah kecamatan.
Sekretaris DPMPT Kulonprogo, Suwarna mengatakan, keindahan alam menjadi daya tarik utama wisata Kulonprogo. Pihaknya kemudian berusaha mendata obyek wisata yang terus berkembang dan ditindaklanjuti dengan upaya pendampingan.
Di sisi lain, informasi mengenai potensi investasi dari sektor pariwisata juga terus disosialisasikan melalui kegiatan promosi dan media massa.
Suwarna mengungkapkan, Pemkab Kulonprogo berupaya menciptakan situasi kondusif bagi pertumbuhan dunia usaha. Hal itu pada akhirnya diharapkan berdampak positif bagi perkembangan ekonomi lokal sehingga meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kami berharap bisa menarik investor sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat sekitar kawasan wisata,” kata Suwarna, Rabu (12/4/2017).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Trump minta China dan Taiwan menahan diri di tengah ketegangan. AS belum pastikan kirim senjata ke Taipei dan soroti chip Taiwan.
Okupansi hotel Jogja naik hingga 70% saat long weekend. PHRI DIY ungkap tren booking mendadak dan imbau wisatawan waspada penipuan.
Serabi 2026 bantu lebih dari 1.800 UMKM perempuan memahami bisnis digital, strategi harga, dan pengembangan usaha berbasis data.
Prabowo minta TNI-Polri bersih dari praktik ilegal, tegaskan larangan backing judi, narkoba, dan penyelundupan.
Perdagangan hewan kurban Bantul naik jelang Iduladha 2026, omzet pedagang diprediksi tumbuh hingga 40 persen.