Lima Aksi Gerindra Sleman di Tlogo Putri, dari Tanam Pohon hingga Bagi Sembako
Kader Gerindra Sleman menggelar Gerakan Indonesia Asri di Tlogo Putri, Kaliurang, dengan menanam pohon, menebar benih ikan, dan membagikan sembako.
Harian Jogja/Gigih M. Hanafi Satu keluarga mudik menggunakan sepeda motor tampak melintas di jalan Laksda Adisucipto, Sleman menuju arah Jawa Tengah, Jumat (2/8). Meskipun berisiko tinggi, mudik menggunakan sepeda motor masih menjadi alternatif karena biayanya lebih murah dibandingkan menggunakan moda transportasi lain.
Persiapan infrastruktur jalan untuk arus mudik terus dilakukan
Harianjogja.com, SLEMAN - Sleman sendiri memiliki tiga pintu utama yang bisa dilalui pemudik. Ketiga jalur utama itu berada di sisi Barat, Timur, dan Utara. Dari Barat melalui Jalan Wates, Gamping. Untuk Timur melalui Jalan Jogja–Solo Prambanan, dan Utara melewati Jalan Magelang, Tempel.
Selain jalur utama, ada beberapa jalur alternatif yang bisa dilalui pemudik. Bila arus lalin dari Muntilan atau Magelang ke Jogja meningkat hingga berujung pada kemacetan Dishub akan mengalihkan arus kendaraan pemudik.
"Ada dua alternatif yang bisa digunakan. Pemudik bisa dialihkan melalui jalur ke Tempel, Moyudan, jalan Wates untuk rute ke Barat (Purworejo). Atau melalui jalur Tempel, Turi, Pakem, Cangkringan untuk rute ke Timur (Solo)," kata Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Sleman Sulton Fathoni, Jumat (2/6/2017).
Sementara jalur alternatif yang dapat digunakan pemudik dari arah Solo bisa melewati jalur rute Cangkringan, Pakem, Turi, Tempel. Kendaraan pemudik juga akan dipecah jika terjadi kemacetan melewati jalan Piyungan dan jalan Wonosari untuk mencapai jalan Wates.
Dishub juga mewaspadai empat jalur rawan kecelakaan. Meliputi sepanjang jalan Jogja-Magelang, jalan Wates-Gamping, sepanjang ringroad Utara dan jalan Jogja-Solo.
Selain menambah rambu-rambu dan papan-papan informasi bagi para pemudik, Dishub juga masih menginventarisasi penambahan lampu penerangan jalan umum (LPJU) di beberapa titik.
Hal itu dilakukan agar pemudik yang berangkat malam hari dapat penerangan yang cukup. "Sedang kami koordinasikan dengan bidang lainnya," jawabnya.
Berita terkait :
http://m.harianjogja.com/?p=822492">JALUR MUDIK LEBARAN 2017 : Dishub DIY Mulai Petakan Rawan Titik Rawan Macet dan Lakalantas
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kader Gerindra Sleman menggelar Gerakan Indonesia Asri di Tlogo Putri, Kaliurang, dengan menanam pohon, menebar benih ikan, dan membagikan sembako.
Sri Sultan HB X mendorong pelatihan kerja berbasis potensi kalurahan untuk meningkatkan keterampilan, produktivitas, dan peluang usaha warga DIY.
Kemarau panjang membuat sungai-sungai kecil di Kulonprogo mengering. BBWS Serayu-Opak menyebut sungai besar masih memiliki debit air.
Simak jadwal, prediksi susunan pemain, kondisi tim, dan analisis laga Fleetwood Town vs Arsenal di Piala Liga Inggris 2026.
Pakar UI Muhamad Syauqillah mengingatkan bahaya propaganda konflik global yang dimanfaatkan kelompok ekstremis untuk memicu perpecahan di Indonesia.
Simak syarat dan cara mengakses data STNK melalui aplikasi SIGNAL serta hal yang perlu diketahui soal dokumen kendaraan saat razia.