Gerindra Sleman Bangun Kantor Baru, Targetkan Rampung Februari 2027
DPC Gerindra Sleman membangun kantor permanen di Jalan Magelang. Ditargetkan rampung Februari 2027 dan menjadi rumah aspirasi masyarakat.
Sejak diberlakukan Perda larangan memberikan uang kepada pengemis, kawasan Masjid Agung Sleman steril dari pengemis
Harianjogja.com, SLEMAN- Sejak diberlakukan Perda larangan memberikan uang kepada pengemis, kawasan Masjid Agung Sleman steril dari pengemis. Masyarakat lebih memilih mengisi kotak infak di masjid dibandingkan memberikan ke pengemis.
Berdasarkan pengamatan Harianjogja.com di Masjid Agung, tak ada satupun terlihat pengemis atau orang yang meminta-minta di sekitar lokasi. Kondisi itu juga diamini petugas keamanan Masjid Agung Abdul Kadir. Menurutnya, kondisi tersebut tidak hanya terjadi selama Ramadan tetapi juga di luar bulan puasa.
Tidak hanya siang dan sore hari, setelah selesai ibadah taraweh juga tidak ada aktivitas meminta-minta di kawasan masjid. Konsekuensi dari itu, jamaah masjid lebih banyak yang mengisi infak masjid daripada memberikan ke pengemis.
"Yang pasti sejak diberlakukan larangan memberikan uang kepada pengemis, tidak ada lagi [pengemis] di sini. Awalnya kucing-kucingan, tapi kami selalu mensterilkan itu," katanya kepada Harianjogja.com, Jumat (9/6/2017).
Hal senada disampaikan Kepala Seksi Operasi dan Ketertiban Satpol PP Sleman Sri Madu. Menurutnya, pihaknya secara rutin mengawasi dan menggelar operasi penjaringan pengemis dan gelandangan. "Jauh hari sebelum Ramadan kami juga sering gelar operasi," katanya.
Dia menegaskan, di Sleman tidak ada pengemis musiman. Yang terlihat, katanya, rata-rata pengemis (pelaku) merupakan orang baru. Jika ditemukan adanya pengemis, pihaknya langsung mengirim pengemis tersebut ke Dinas Sosial (Dinsos) DIY.
"Mereka di masukkan dalam camp assesment. Dinsos sudah memiliki program sendiri untuk assesment," ujar Madu.
Kepala Bidang Kesejahteraan Sosial Dinsos Sleman Surono mengatakan, operasi pengemis dan gelandangan dilakukan sejak 1 Juni lalu. Operasi yang sama digelar hingga 30 Juni mendatang. Mereka yang terjaring operasi langsung dikirim ke panti sosial Dinsos DIY. Dengan begitu, pergerakan pengemeis dan gelandangan bisa dinetralisir.
"Kami juga lakukan penjagaan disimpang empat atau pertigaan strategis bersama Satpol PP. Baik shift maupun penjangkauan secara rutin. Termasuk setelah taraweh,"ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPC Gerindra Sleman membangun kantor permanen di Jalan Magelang. Ditargetkan rampung Februari 2027 dan menjadi rumah aspirasi masyarakat.
Jogja Expo 2026 di JEC Bantul mencatat potensi perputaran ekonomi lebih dari Rp25 miliar dengan 121 tenant dan 5.382 peserta.
Jumlah pedagang di 32 pasar rakyat Sleman turun 297 orang. Disperindag menyebut faktor usia, kesehatan, regenerasi, dan tekanan ekonomi.
Perlinsos Digital mempermudah warga pelosok Padang Pariaman mengakses bansos. Eli Suarni akhirnya menerima PKH setelah menunggu sejak 2018.
Kemenhub mendorong KAI mempercepat pengadaan 35 KRL baru dan dua retrofit agar seluruhnya dapat beroperasi pada 2027.
Kemnaker menyiapkan pelatihan vokasi bagi 50.000 pekerja terdampak PHK. Simak bidang pelatihan, fasilitas, syarat, dan cara pendaftarannya.