Karhutla Landa Lima Kawasan Gunung di Jawa Timur, Api Belum Padam
Karhutla melanda lima kawasan gunung di Jawa Timur sejak 16 Oktober 2026. Tim gabungan melakukan pemadaman manual dan pemantauan titik api.
JIBI/Solopos/Ardiansyah Indra Kumala (ilustrasi indepth) Warga menggunakan eskalator di Solo Paragon Mall, Solo, Minggu (2/2). Sejumlah masyarakat sering menghabiskan waktu akhir pekannya ke pusat perbelanjaan untuk sekedar jalan-jalan.
Salah satu konsorsium perusahaan bisnis di Jogja, Usaha Digdaya Muncul Group berencana membangun pusat perbelanjaan baru
Harianjogja.com, SLEMAN- Salah satu konsorsium perusahaan bisnis di Jogja, Usaha Digdaya Muncul Group berencana membangun pusat perbelanjaan baru. Menurut rencana, lokasi mall baru itu akan menempati eks lahan perusahaan PT GE Lighting, Sleman.
Kabar dibelinya lahan bekas produsen lampu, General Electrict (GE) Lighting itu menyeruak sejak awal tahun ini. Hal itu menyusul ditutupnya pabrik itu pada kuartal kedua 2016 lalu. Saat itu, perusahaan asal Amerika Serikat itu bahkan melakukan penutusan hubungan kerja (PHK) kepada 300 karyawannya.
Penutupan tersebut dilakukan karena sebagian besar akibat menurunnya volume produksi pabrik yang berdiri di Denggung, Sleman itu. GE Lighting telah menanam investasi lebih dari US$470.000 di pabrik Sleman selama beberapa tahun terakhir.
Communications Executive General Electric International Inc. Tantya Saradina saat itu mengatakan, lahan pabrik masih digunakan untuk unit distribusi. Proses pendistribusian bahkan masih berjalan seperti biasa meskipun 300 karyawan sudah di PHK.
Terkait peralihan pemilik lahan itu, President Direktur UD Muncul Group Soekeno mengakuinya. Dia juga tidak membantah rencana konsorsium untuk membangun pusat perbelanjaan baru di kawasan itu. Hanya saja, Soekeno masih enggan menjelaskan lebih lanjut terkait rencana itu.
"Belum ada planning start bangunanya [pusat perbelanjaan]," kata Soekeno singkat.
Saat Harianjogja.com mengunjungi bekas pabrik GE Lighting itu, tidak ada aktivitas yang mencolok. Beberapa bagian bangunan sudah di bongkar.
Terkait hal itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu (DPMPPT) Sleman Sutadi Gunarto mengaku belum mengetahui rencana bisnis yang dikembangkan oleh UD Muncul Group. "Masih belum ada pengajuan izinnya. Yang jelas kami sangat terbuka dan mendukung investor yang masuk ke Sleman," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Karhutla melanda lima kawasan gunung di Jawa Timur sejak 16 Oktober 2026. Tim gabungan melakukan pemadaman manual dan pemantauan titik api.
DEN menilai skema impor BBM, minyak mentah, dan LPG melalui BLU Lemigas berpeluang menekan harga, dengan syarat biaya dan risiko terkendali.
Gempa magnitudo 5,4 mengguncang 136 km barat daya Gunungkidul pada Selasa malam, 27 Oktober 2026. BMKG menyatakan gempa tidak berpotensi tsunami.
Microsoft membuka program keluar sukarela bagi sekitar 60.000 karyawan di AS, Inggris, Kanada, dan India hingga 31 Desember 2026.
Pemkab Bantul menyiapkan satu KK berisi empat jiwa untuk transmigrasi ke Polewali Mandar, Sulbar. Sebanyak 25 KK masih masuk daftar tunggu.
Sebanyak 12 KDMP Bantul ditargetkan siap beroperasi 1 November 2026. Pemkab juga mempercepat pembangunan 30 unit lainnya.