Gempa M5,4 di Selatan Gunungkidul, BMKG Sebut Tak Berpotensi Tsunami

Yudhi Kusdiyanto
Yudhi Kusdiyanto Selasa, 27 Oktober 2026 22:07 WIB
Gempa M5,4 di Selatan Gunungkidul, BMKG Sebut Tak Berpotensi Tsunami

Foto ilustrasi seismograf pencatat getaran gempa. - Foto dibuat oleh AI StockCake

Harianjogja.com, JOGJA—Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,4 mengguncang wilayah 136 kilometer barat daya Gunungkidul, Daerah Istimewa Jogja, pada Selasa (27/10/2026) malam. Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.

Gempa terjadi pada pukul 21.43.13 WIB. BMKG mencatat pusat gempa berada pada koordinat 9,20 derajat Lintang Selatan (LS) dan 110,39 derajat Bujur Timur (BT), dengan kedalaman 10 kilometer.

Berdasarkan lokasi episenter dan magnitudonya, gempa tersebut dinyatakan tidak berpotensi tsunami. Namun, masyarakat tetap diimbau untuk waspada dan mengikuti perkembangan informasi dari instansi resmi.

Detail Gempa Gunungkidul 27 Oktober 2026

Berikut rincian informasi gempa berdasarkan data yang disampaikan:

  • Magnitudo: 5,4
  • Waktu kejadian: Selasa, 27 Oktober 2026, pukul 21.43.13 WIB
  • Lokasi pusat gempa: 136 km barat daya Gunungkidul, DIY
  • Kedalaman: 10 kilometer
  • Koordinat: 9,20 LS dan 110,39 BT
  • Potensi tsunami: Tidak berpotensi tsunami
  • Hingga informasi tersebut disampaikan, belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat gempa. Meski demikian, masyarakat diminta tetap berhati-hati, terutama ketika memeriksa kondisi bangunan setelah merasakan guncangan.

Imbauan Keselamatan Saat Gempa

Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak panik ketika terjadi gempa bumi. Apabila berada di dalam bangunan saat guncangan berlangsung, lindungi kepala dan berlindung di bawah meja atau benda kokoh. Jauhi kaca, lemari, serta benda lain yang berisiko jatuh.

Setelah guncangan berhenti, masyarakat dapat keluar menuju area terbuka yang aman. Hindari bangunan yang retak atau rusak karena kondisinya berpotensi membahayakan.

Bagi masyarakat yang sedang berkendara, kurangi kecepatan dan berhenti di lokasi yang aman. Hindari pula berada di dekat tebing, pohon besar, tiang listrik, maupun bangunan yang mengalami kerusakan.

Setelah situasi aman, periksa kondisi anggota keluarga dan berikan pertolongan kepada orang yang membutuhkan. Masyarakat juga diimbau tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi.

Untuk memperoleh perkembangan terbaru mengenai gempa, masyarakat diminta mengikuti informasi resmi dari BMKG, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta instansi berwenang lainnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Yudhi Kusdiyanto
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online