PEMKAB GUNUNGKIDUL : Perkokoh Persatuan, Camat Saptosari Bentuk Forum Kebhinekaan

David Kurniawan
David Kurniawan Kamis, 27 Juli 2017 23:20 WIB
PEMKAB GUNUNGKIDUL : Perkokoh Persatuan, Camat Saptosari Bentuk Forum Kebhinekaan

AKSI TOLERANSI BERAGAMA Aksi penggalangan dukungan untuk toleransi beragama digelar mahasiswa yang tergabung dalam Keluarga Mahasiswa Katholik (KMK) se-Jawa di kawasan Nol Kilometer, Yogyakarta, Jumat (23/08/2013). Mereka mengkritisi terjadinya berbagai perpecahan antarsuku dan konflik berlatar agama di Indonesia yang berasaskan Bhinneka Tunggal Ika.

Pemkab Gunungkidul, Camat Saptosari gagas forum keberagaman

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Isu persatuan dan kesatuan menjadi pembahasan yang menarik di akhir-akhir ini. Guna mengantisipasi adanya perpecahan, Pemerintah Kecamatan Saptosari mengukuhkan forum kebhinekaan. Tugas dari forum itu, salah satunya menjaga persatuan dan kesatuan di republik ini.

Pengukuhan Forum Kebhinekaan dilakukan di aula Kecamatan Saptosari, Rabu (26/7/2017) yang dikukuhkan langsung oleh Camat Saptosari, Jarot Hadiatmojo. Dalam kesempatan itu, Jarot meminta kepada Forum Kebhinekaan untuk menjaga persatuan dan kesatuan, demi tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia. Menurut dia, kondisi masyarakat sangatlah beragam sehingga perbedaan tersebut harus menjadi khasanah dan bukan dijadikan alat sebagai sarana memecah belah persatuan bangsa.

“Kita hidup dalam keberagaman mulai dari suku, agama dan ras yang berbeda-beda. Jadi perbedaan itu harus dijadikan sarana untuk penguatan dalam pembagunan,” kata Jarot, Rabu kemarin.

Dia pun berharap, masyarakat di Saptosari tidak terpengaruh terhadap isu yang berkembang sehingga dapat memecah persatuan dan kesatuan.

“Situasi yang telah terkondisi dengan baik harus dijaga. Jangan sampai ada masalah yang dapat memecah belah persatuan. Saya pun berharap semua ormas yang ada di wilayah kecamatan Saptosari harus bersatu dan saling menjaga stabilitas bangsa dengan memperkuat nilai-nilai Pancasila,” ujarnya.

Kegiatan pengukuhan Forum Kebhinekaan tidak hanya dihadiri oleh jajaran Muspika Kecamatan Saptosari. Namun acara tersebut juga melibatkan Kepala Desa dan 70 personel dari perwakilan ormas di Kecamatan Saptosari.

Wakil Ketua Forum Kebhinekaan Saptosari Sidig Triyono mengatakan, pengukuhan forum sebagai langkah awal menyatukan langkah dan pandangan dalam kehidupan dalam menjaga tegaknya kedaulatan NKRI. Ke depannya, anggota forum akan di bekali dengan pemantapan Wawasan Negara dan 4 pilar kebangsaan.

“Mudah-mudahan forum ini dapat memberikan peran dalam menjaga persatuan dan kesatuan, khususnya di wilayah Saptosari,” katanya.

Menurut dia, persatuan dan kesatuan harus terus dijaga sehingga tidak ada perpencahan yang dapat berujung pada stabilitas NKRI. “Kami akan meminimalisir adanya isu-isu yang dapat memecah persatuan di tengah-tengah kondisi masyarakat yang sangat beragam,” tegasnya

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online