Pembahasan Raperda Gunungkidul Dikebut, 3 Draf Segera Dibahas
DPRD Gunungkidul mengebut pembahasan Propemperda 2026. Tiga raperda baru siap dibahas, termasuk KTR dan Ripparda 2026-2035.
Ilustrasi Farida Trisnaningtyas KESULITAN AIR--Warga Desa Tumang mengambil air bersih dari di bak penampungan air di desa. Foto diambil Minggu (3/4). SOLOPOS 04 APR 2011 HAL VI BOYOLALI
Kekeringan Gunungkidul diatasi dengan pemberian bantuan air bersih
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul terus melakukan penyaluran air bersih ke masyarakat yang kekurangan air. Dari data yang ada terdapat 132.681 jiwa dari 44 desa mengalami krisis air bersih.
Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Gunungkidul Sutaryono mengatakan untuk saast ini kekeringan melanda di 44 desa di sepuluh kecamatan. Total dari jumlah itu terdapat 132.681 jiwa yang mengalami kesulitan air bersih di musim kemarau ini.
Untuk pemberian bantuan air, lanjut Sutaryono menyasar di delapan kecamatan meliputi Rongkop, Paliyan, Panggang, Girisubo, Purwosari, Tepus, Tanjungsari dan Nglipar. Sedang untuk Kecamatan Patuk dan Gedangsari masih bersifat rawan dan hingga sekarang belum mengajukan permintaan bantuan air bersih.
Menurut dia, untuk proses penyaluran bantuan dilakukan secara bersama antara tim dari kecamatan dan BPBD.
“Kita bagi. Kecamatan yang memiliki armada sendiri akan dicover sendiri. Sedang yang belum akan kami bantu dengan armada milik BPBD,” katanya, Kamis (3/8/2017).
Sutaryono mengungkapkan, hingga saat ini bantuan dropping yang dilakukan sebanyak 750 tangki. Bantuan tersebut masih jauh dari target yang diberikan, karena di tahun ini ada sekitar 3.000 tangki yang diberikan kepada warga yang mengalami air bersih di Gunungkidul.
“Untuk penyaluran bantuan kami mengalokasikan anggaran Rp600 juta,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Gunungkidul mengebut pembahasan Propemperda 2026. Tiga raperda baru siap dibahas, termasuk KTR dan Ripparda 2026-2035.
Sekitar 350 buruh MTG belum mendapat kepastian PHK, sementara gaji disebut belum dibayar sejak April. DPRD DIY meminta persoalan segera dituntaskan.
PBB-P2 Sleman mencapai Rp86,34 miliar atau 95% target. Lima kapanewon dan 42 kalurahan telah lunas lebih awal.
37 remaja Kota Magelang unjuk potensi dalam Adujak GenRe dan Kreativitas PIK-R 2026 untuk menjadi agen perubahan.
DPRD Gunungkidul mendorong optimalisasi sungai bawah tanah sebagai solusi jangka panjang mengatasi krisis air bersih saat kemarau.
Longsor dinding Sungai Bedog Bantul akan ditangani BBWSSO pada 2027. Beronjong dibangun setelah saluran air di sekitar lokasi diperbaiki.