2.000 Karateka Siap Berlaga di YOT 2026, Diikuti Kontingen 3 Negara
Sekitar 2.000 atlet dari 200 kontingen akan berlaga di YOT VI 2026 Piala Kemenpora RI di GOR UNY pada 28-30 Agustus.
Penampakan dinding Sungai Bedog di Kalipakis, Ambarketawang RT 7, Kalurahan Tirtonirmolo, Kapanewon Kasihan, Bantul yang longsor dan akan diperbaiki pada 2027 mendatang, Rabu (26/8/2026). /Harian Jogja-Yosef Leon
Harianjogja.com, BANTUL— Longsor pada dinding Sungai Bedog di Dusun Kalipakis, Ambarketawang RT 7, Kalurahan Tirtonirmolo, Kapanewon Kasihan, Bantul, direncanakan ditangani pada 2027. Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWSSO) akan membangun beronjong sebagai struktur penguat pada bagian dinding sungai yang mengalami longsor.
Rencana tersebut telah dibahas bersama pihak terkait. Kepala Bidang Kedaruratan, Logistik, dan Peralatan BPBD Bantul, Antoni Hutagaol, mengatakan BBWSSO telah menyanggupi penanganan pada tahun depan karena pembangunan membutuhkan tahapan perencanaan sebelum pekerjaan fisik dimulai.
“Penanganannya itu nanti di 2027. Akan dibangunkan, dibuatkan oleh BBWSSO,” kata Antoni, Rabu (26/8/2026).
Saluran Air Harus Diperbaiki Lebih Dulu
Antoni menjelaskan longsor dinding Sungai Bedog sebenarnya telah berlangsung cukup lama. Namun, pembangunan beronjong belum dapat langsung dilakukan karena saluran air dari permukiman di sekitar lokasi perlu diperbaiki terlebih dahulu.
Saluran tersebut mengalami kebocoran sehingga aliran air masuk ke bagian dinding sungai. Kondisi itu dinilai turut memicu kerusakan hingga menyebabkan dinding sungai longsor.
“Saluran air yang jebol itu menyebabkan longsor. Jadi harus diperbaiki dulu, setelah diperbaiki baru nanti dari BBWSSO,” ujarnya.
Perbaikan saluran air diharapkan dapat dilakukan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bantul. Penanganan saluran tersebut diperlukan agar aliran air tidak kembali merusak konstruksi setelah bronjong terpasang.
Beronjong Menjangkau Area di Bawah Jalan
Beronjong yang direncanakan BBWSSO merupakan struktur penguat menyerupai talud dengan batu yang dimasukkan ke dalam kawat. Konstruksi tersebut akan dipasang pada dinding Sungai Bedog yang longsor, termasuk bagian yang berada di bawah jalan di sekitar lokasi.
Antoni menilai kondisi Sungai Bedog perlu mendapat perhatian lebih saat musim penghujan. Debit air dapat meningkat cukup tinggi sehingga bagian dinding yang telah longsor berpotensi mengalami kerusakan lebih lanjut apabila belum diperkuat.
“Kalau pas hujan memang sampai tinggi juga airnya. Makanya yang bocor tadi, saluran air yang di hulu itu harus diamankan dulu,” katanya.
Warga Khawatir Longsor Meluas Saat Hujan
Warga di sekitar Sungai Bedog berharap rencana penanganan tersebut segera direalisasikan. Kekhawatiran terutama muncul ketika memasuki musim penghujan karena debit sungai biasanya meningkat saat hujan turun dengan intensitas tinggi.
Salah seorang warga, Nurul, mengatakan longsor pada dinding Sungai Bedog sudah terjadi cukup lama. Kondisi tersebut menjadi perhatian warga karena kenaikan debit sungai dikhawatirkan memperparah longsoran.
“Kalau hujan deras, air sungainya naik. Kami khawatir longsornya semakin melebar dan berdampak ke sekitar pemukiman,” kata dia.
Rencana pembangunan beronjong oleh BBWSSO pada 2027 dinilai menjadi kabar baik bagi warga. Meski demikian, warga juga berharap perbaikan saluran air di sekitar lokasi dapat dilakukan segera agar konstruksi yang nantinya dibangun tidak kembali mengalami kerusakan.
“Kalau memang tahun depan diperbaiki, kami berharap benar-benar direalisasikan. Saluran airnya juga perlu diperbaiki supaya setelah dibronjong tidak rusak lagi,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sekitar 2.000 atlet dari 200 kontingen akan berlaga di YOT VI 2026 Piala Kemenpora RI di GOR UNY pada 28-30 Agustus.
Kemenkes mengungkap kualitas udara sejumlah wilayah Indonesia masuk kategori berbahaya akibat karhutla. Palangka Raya mencatat ISPU 573.
Bank Mandiri meminta maaf soal pemblokiran rekening aktivis Pati Supriyono alias Botok. Rekening berisi Rp80,9 juta disepakati dibuka kembali.
7 bidang tanah calon pengganti kas Kalurahan Palihan, Kulonprogo, dicoret karena berada di bawah Sutet. Warga kecewa dan minta evaluasi.
Komisi B DPRD Kota Jogja mendorong pengembangan Rumah Sakit Hewan, integrated farming, bioflok, dan agrowisata untuk meningkatkan PAD.
Produksi minyak nasional Juli 2026 baru 578.156 bopd dari target 610.000 boepd. ESDM mengungkap sejumlah kendala dan strategi mengejarnya.