Jadwal Bus DAMRI Jogja-YIA, 26 Agustus 2026, Cukup Rp80.000
Dengan cakupan rute yang menjangkau wilayah Sleman hingga kawasan barat Kota Jogja, operasional Bus DAMRI Jogja–YIA diharapkan dapat mendukung mobilitas penumpa
Para suporter Liverpool memberi semangat saat klub sepak bola kesayangan mereka berlatih di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (19/7). Berdasarkan data yang dihitung dari akun facebook resmi Liverpool, Indonesia tercatat memiliki suporter Liverpool terbanyak di dunia. DokJIBI/SOLOPOS/Antara/Rosa Panggabean
Kemenpora menggelar islah suporter
Harianjogja.com, JOGJA -- Presiden Brajamusti-suporter PSIM Rahmad Kurniawan mengatakan pihaknya sebenarnya telah mendapatkan undangan untuk mengikuti Islah Suporter yang digelar hari ini di Audiotorium Kemenpora, Senayan, Jakarta. Akan tetapi, karena undangan tersebut dikirimkan pada Rabu (2/8/2017) dinihari. Alhasil, pertemuan suporter yang digagas oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) tersebut tidak dihadiri oleh Brajamusti.
"Meski demikian, kami telah menitipkan aspirasi kami kepada Sekretaris Menpora Gatot S. Dewa Broto. Kami berharap agar nantinya ada wadah tersendiri seperti badan yang membidangi suporter di Indonesia," kata pria yang akrab dipanggil Mamek ini kepada Harianjogja.com, Kamis (3/8/2017) petang.
Menurut Mamek, pihaknya sangat mendukung upaya dari Kemenpora dengan menggelar Islah Suporter. Sebab, Brajamusti menilai kegiatan tersebut adalah positif dan mampu membangun suporter di Indonesia. Diharapkan dengan adanya kegiatan tersebut, maka kedepan perdamaian di tingkat suporter mampu tercipta.
"Semangatnya adalah persaudaraan tanpa adanya kepentingan apapun. Karena persoalan ini juga harus melibatkan banyak pihak, seperti Presiden, Kementrian Pendidikan dan beberapa pemangku kepentingan," harapnya.
Sementara sesepuh Curva Nord Famiglia-suporter Persiba Bantul Wisnu Ardi mengaku pihaknya tidak mendapatkan undangan dalam kegiatan tersebut. Meski demikian pihaknya berharap agar kegiatan tersebut bermuara akhir pada penyelesaian dan terciptanya kerukunan antarsuporter.
"Semoga ke depan setelah adanya acara tersebut, hubungan antarsuporter mampu terjalin harmonis," paparnya.
Dihubungi terpisah, Presidium Slemania Dwi Purnomo mengakui bahwa dirinya datang ke acara tersebut. Selain Slemania, ada perwakilan dari masing-masing kelompok suporter per klub yang ada di Indonesia. Adapun tujuan kedatangan Dwi pada acara tersebut adalah membawa pesan dan menyikapi mengenai karu-marutnya dunia suporter yang telah berjalan bertahun-taun dan memakan korban jiwa.
"Karena selama ini yang jadi korban dalam hal ini adalah suporter klub. Kami sebagai bagian dari suporter klub sepak bola indonesia sepakat untuk tetap menunjukkan loyalitas pada club masing masing dan menghormati pertandingan dengan tidak menunjukan sikap permusuhan pada kelompok suporter lain dan masyarakat pada umumnya," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dengan cakupan rute yang menjangkau wilayah Sleman hingga kawasan barat Kota Jogja, operasional Bus DAMRI Jogja–YIA diharapkan dapat mendukung mobilitas penumpa
Sekitar 350 buruh MTG belum mendapat kepastian PHK, sementara gaji disebut belum dibayar sejak April. DPRD DIY meminta persoalan segera dituntaskan.
PBB-P2 Sleman mencapai Rp86,34 miliar atau 95% target. Lima kapanewon dan 42 kalurahan telah lunas lebih awal.
37 remaja Kota Magelang unjuk potensi dalam Adujak GenRe dan Kreativitas PIK-R 2026 untuk menjadi agen perubahan.
DPRD Gunungkidul mendorong optimalisasi sungai bawah tanah sebagai solusi jangka panjang mengatasi krisis air bersih saat kemarau.
Longsor dinding Sungai Bedog Bantul akan ditangani BBWSSO pada 2027. Beronjong dibangun setelah saluran air di sekitar lokasi diperbaiki.