Tertib Arsip Persempit Celah Penyimpangan Anggaran
Pengelolaan arsip yang tertib dan autentik dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk mempersempit celah penyimpangan anggaran di lingkungan pemerintahan
ilustrasi mobil dinas (JIBI/Harian Jogja/Arif Wahyudi)
DPRD Jogja mengkaji penggunaan mobil dinas
Harianjogja.com, JOGJA -- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Jogja akan mengkaji mekanisme penggunaan mobil dinas dewan. Sebab, dengan adanya kenaikan tunjangan, termasuk tunjangan transportasi, penggunaan mobil dinas rawan temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Kenaikan tunjangan dewan ini tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 18 Tahun 2017 tentang Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah.
“Kami akui sebelum keluarnya PP ini mobil dinas operasional dewan boleh dibawa pulang. Kami akan mengoreksi standar operasional prosedur penggunaan mobil dinas karena jelas rawan bidikan,” kata Ketua DPRD Kota Jogja, Sujanarko, Jumat (4/8/2017).
Sujanarko mengatakan mobi dinas operasional yang sering dibawa pulang selama ini adalah mobil operasional alat kelengkapan (Alkap) dewan. Ia mengklaim ada aturan membolehkan mobil dinas dibawa pulang karena dewan tidak mendapat tunjangan transportasi. Namun, kini adanya PP baru menjadi kekhawatiran menggunakan mobil dinas.
Mobil dinas operasional yang ada di DPRD Kota Jogja saat ini empat unit untuk Komisi A, B, C, dan Komisi D, satu unit di Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda), satu unit untuk Badan Anggaran (Banggar), dan satu unit untuk Badan Musyawarah (Bamus). Sebagian besar adalah New Kijang Innova.
Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang biasa disapa Koko ini menyatakan segera menggelar rapat dengan semua pimpinan alat kelengkapan dewan terkait aturan penggunaan obil dinas. “Supaya ada perubahan paradigma terkait penggunaan mobil dinas,” ujar Koko.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pengelolaan arsip yang tertib dan autentik dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk mempersempit celah penyimpangan anggaran di lingkungan pemerintahan
Sleman memperbaiki 32 saluran irigasi dengan dukungan APBN untuk menjaga kebutuhan air pertanian saat puncak musim kemarau.
Kelanjutan Jalan Plono-Nglinggo Kulonprogo belum pasti karena anggaran pusat. Warga Pagerharjo menanti pembangunan sepanjang 2 kilometer lebih.
Kementerian ATR/BPN meluncurkan tiga kebijakan baru pertanahan: pengukuran terjadwal, peralihan hak terintegrasi, dan organisasi berbasis wilayah.
Desain lebih ringkas, kapasitas tinta tinggi, dan konektivitas lebih cerdas untuk mendukung kebutuhan rumah tangga hingga UMKM
Menempuh 520 km, Muhammad Riana datang ke Cherrypop untuk menyaksikan Pandai Besi. Musik membawanya pada kisah personal dan literasi.