AS Roma Pesta 4-0 atas Fiorentina, Malen Cetak Hattrick
Donyell Malen mencetak hattrick saat AS Roma membantai Fiorentina 4-0. Roma pun langsung memuncaki klasemen Liga Italia.
Peserta CENA 2017 tengah menyimak ceramah oleh Prof. Kim Don-Choon dari Sungkonghoe University Korea di Gedung Moh. Hatta, Kampus Terpadu UII, Jumat (4/8/2017). (Sunartono/JIBI/Harian Jogja)
Kampus Jogja UII menjadi tuan rumah CENA Summer School 2017
Harianjogja.com, SLEMAN - Prodi Hubungan Internasional (HI) Universitas Islam Indonesia (UII) menjadi tuan rumah Civil Society Education Network in Asia (CENA) Summer School 2017. Sedikitnya 45 mahasiswa dari sepuluh negara berdikusi mengkritisi berbagai konsep perdamaian dengan mengedepankan masyarakat lokal di luar militer.
Selain mengikuti kegiatan akademik, mahasiswa juga akan terjun langsung ke desa untuk melakukan pengabdian kepada masyarakat seperti membantu melakukan kerja bhakti. Kegiatan yang digelar selama lima hari itu dibuka di Gedung Moh. Hatta , Kampus Terpadu UII, Jumat (4/8/017).
Ketua Panitia CENA 2017 Irawan Jati menjelaskan, kegiatan yang diikuti 45 mahasiswa dari jenjang S1 hingga S3 itu dibagi tiga, yaitu akademik, non akademik dan pengabdian masyarakat. Dalam giat akademik secara khusus akan mengkritisi perdamaian di Asia, sejalan dengan tema yang diangkat yaitu membangun perdamaian di Asia melalui komunitas lokal di luar militer.
Isu perdamaian sengaja diangkat, karena dalam kacamata pemerintah berbagai negara, seringkali perdamaian diciptakan dengan paksaan dan kekuatan militer. Dalam diskusi CENA 2017, pihaknya ingin memberikan alternatif, bahwa perdamaian tidak bisa dipaksakan dengan militer, namun harusnya dengan pendekatan perdamaian. Pembahasan juga akan dilakukan secara khusus pada konflik di Asia Timur, sekaligus memberikan peluang bagi mahasiswa untuk melakukan presentasi.
"Makanya kami mengkritisi di PBB itu yang ada Dewan Keamanan, bagi kami harusnya itu Dewan Perdamaian. Ada 10 profesor dari berbagai negara yang memberikan materi, rata-rata mereka memiliki latar belakang soal materi perdamaian," terangnya seusai pembukaan CENA 2017, Jumat (4/8/2017).
Prof. Kim Don-Choon dari Sungkonghoe University Korea dalam presentasinya mengkritisi beberapa hal yang bisa mengancam perdamaian di Asia. Ia menempatkan globalisasi, neoliberalisme dan kemiskinan sebagai isu yang dapat meruntuhkan perdamaian di Asia. Kemudian berkaitan dengan kompleksitas industri militer Amerika Serikat. Selain itu, kata Kim, upaya persaingan hegemoni antara Amerika Serikat dengan China masuk dalam urutan ketiga yang dapat mengancam perdamaian Asia.
"Selanjutnya adalah pengungsi dari perang sipil, diskriminasi sosial dari kaum minoritas dan fundamentalisme agama," ungkap dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Donyell Malen mencetak hattrick saat AS Roma membantai Fiorentina 4-0. Roma pun langsung memuncaki klasemen Liga Italia.
Sekitar 350 buruh MTG belum mendapat kepastian PHK, sementara gaji disebut belum dibayar sejak April. DPRD DIY meminta persoalan segera dituntaskan.
PBB-P2 Sleman mencapai Rp86,34 miliar atau 95% target. Lima kapanewon dan 42 kalurahan telah lunas lebih awal.
37 remaja Kota Magelang unjuk potensi dalam Adujak GenRe dan Kreativitas PIK-R 2026 untuk menjadi agen perubahan.
DPRD Gunungkidul mendorong optimalisasi sungai bawah tanah sebagai solusi jangka panjang mengatasi krisis air bersih saat kemarau.
Longsor dinding Sungai Bedog Bantul akan ditangani BBWSSO pada 2027. Beronjong dibangun setelah saluran air di sekitar lokasi diperbaiki.