Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api di Bromo
Kementerian Kehutanan terus mengintensifkan operasi terpadu untuk mengendalikan kebakaran hutan yang masih terjadi di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semer
Aksioma 2017 digelar di Jogja.
Harianjogja.com, JOGJA -- Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin membuka Ajang Kreasi Seni dan Olahraga Madrasah (Aksioma) dan Kompetisi Sains Madrasah (KSM) nasional di Stadion Mandala Krida, Umbulharjo, Jogja, Senin (7/8/2017) malam. Dalam kesempatan tersebut Lukman berpesan agar siswa siswi madrasah wajib menjaga diri dan menjaga negeri.
Baca Juga : http://m.harianjogja.com/?p=840976">AKSIOMA 2017 : Menteri Agama: Siswa Madrasah Wajib Menjaga Negeri
Lukman berharap peserta Aksioma dan KSM datang ke Jogja bukan sekadar berkompetisi, tetapi bersama saling mengharukan negeri dengan memperlihatkan keahlian masing-masing dalam bidang sains, seni, dan olahraga. Anak-anak madrasah datang bukan buktikan jumawa tetapi meyakini datang dengan hati ingin menununjukan mereka siap berkompetisi maju bersama saling senergi demi ibu pertiwi.
Dalam Aksioma dan KSM yang digelar di Jogja tahun ini diikuti sekitar 3.000 peserta madrasah dan sekolah perwakilan dari berbagai daerah se-Indonesia. Mereka merupakan hasil seleksi tingkat kota dan kabupaten hingga provinsi. Mereka akan berkompetisi sampai 12 Agustus mendatang.
Beberapa kegiatan yang dilombakan adalah tilawatil Quran, pidato bahasa asing, kaligrafi, dan berbagai cabang olahraga, serta lomba tulis ilmiah.
"Aksioma merupakan kegiatan rutin Kemenag tiap dua tahun sebagai wadah pengembangan minat dan bakat siswa madrasah di bidang seni dan olahraga, serta penanaman nilai sportifitas," kata Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementrian Agama, Kamaruddin Amin.
Kamaruddin mengatakan Kompetisi Sain Madrasah memiliki keunggulan dibanding Olimpiade Sains Nasional karena KSM memadukan pengetahuan umum dan pengetahuan agama Islam. Ia berharap kegiatan tersebut dapat melahirkan siswa yang tidak hanya cerdas secara intelektual tapi memiliki karakter yang kuat dalam beragama, berbangsa dan bernegara.
Sementara itu, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono mengatakan,
"Ajang ini menjadi mementum bagi madrasah untuk berhijrah menjadi lebih baik lagi dengan mengembangkan bakat siswa. Apapun bisa diraih dengan modal keimanan, ketekunan dan doa," kata Sultan yang dibacakan oleh Wakil Gubernur DIY Sri Paduka Paku Alam X.
Dalam pembukaan Aksioma dan KSM tersebut dimeriahkan dengan tarian kolosal yang diikuti 500 siswa siswi madrasah se-DIY yang disutradarai Didik Nini Towok. Selin itu ada Budayawan Emha Ainun Najib dan Kyai Kanjeng, serta Band Letto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kementerian Kehutanan terus mengintensifkan operasi terpadu untuk mengendalikan kebakaran hutan yang masih terjadi di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semer
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) yang berfokus pada bisnis internasional, kembali menggelar BATIC 2026 pada 24–28 Agustus 2026 di Bali
Polisi mengungkap motif penganiayaan Triyanto hingga tewas di Pajangan, Bantul. Tiga terduga pelaku telah diamankan.
Sensus Ekonomi 2026 di DIY mencapai 100%, tetapi BPS masih menyisir usaha dan penduduk yang belum tercatat hingga 31 Agustus.
Polda DIY belum menerima surat pemberitahuan aksi 27 Agustus 2026 yang beredar di medsos, tetapi personel tetap disiagakan.
Massa mulai menyiapkan atribut dan logistik jelang aksi di depan Gedung DPR pada Kamis (27/8). Ratusan warga Pati dijadwalkan datang.