Segera Merapat, Jadwal SIM Gunungkidul 28 Oktober 2026 di Wiladeg Karangmojo
Cek jadwal layanan SIM Gunungkidul, Rabu 28 Oktober 2026, lengkap dengan lokasi pelayanan, syarat perpanjangan, dan ketentuan SIM kedaluwarsa.
Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin usai meresmikan UIN Corner di depan Rektorat Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga, Selasa (8/8/2017). (Sunartono/JIBI/Harian Jogja)
Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin memberikan sinyal penolakan terhadap kebijakan lima hari sekolah dengan berbagai argumentasi
Harianjogja.com, SLEMAN - Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin memberikan sinyal penolakan terhadap kebijakan lima hari sekolah dengan berbagai argumentasi. Menag berharap, jika keputusan itu diterapkan secara menyeluruh tidak menjadi kewajiban bagi tiap sekolah.
Lukman Hakim menegaskan, pemerintah sebenarnya tidak menerapkan lima hari sekolah tersebut, namun yang ditekankan adalah untuk penguatan pendidikan karakter. Karena itu ia berharap, jangan sampai penguatan pendidikan karakter itu justru semakin dipersempit pemaknaannya menjadi lima hari sekolah.
"Pemerintah tidak mengintrodusir tidak menerapkan lima hari sekolah itu, yang ditekankan sesungguhnya adalah penguatan pendidikan karakter, karena itu kita berharap jangan kemudian penguatan pendidikan karakter ini dikurangi, dipersempit pemaknaannya menjadi lima hari sekolah," terangnya di UIN Suka, Selasa (8/8/2017).
Selain itu di tengah masyarakat juga menghadapai persoalan kompleks, karena banyak pihak terutama di Madrasaj yang merasa terganggu dengan kebijakan lima hari sekolah.
"Banyak masyarakat kita khsusunya siswa sisiwi tidak hanya di sekolah umum tetapi utama di madrasah diniyah itu sangat terganggu dengan adanya kebijakan lima hari sekolah," ujar dia.
Ia berharap itu bukan menjadi kebijakan yang diwajibkan secara merata pada semua jenis pendidikan. Jika akan menerapkan, harus diberikan keluasaan bagi setiap sekolah. Selain itu perlu adanya persetujuan dengan orangtua siswa terkait kesediaan mengikuti program lima hari sekolah. Karena faktanya, kebijakan ini mendapatkan banyak penolakan.
"Karena sekarang banyak pihak yang sangat berkeberatan khususnya masyarakat madrasah diniyah, ponpes, kyai, ulama, yang keberatan karena kebijakan itu akan mempengaruhi sistem pendidikan yang telah dikembangkan di ponpes selama puluhan tahun," tegasnya.
Meski memberikan argumen yang memberikan sinyal penolakan namun Menag enggan menjawab ketika ditanya penegasan terkait kemungkinan Kementrian Agama menolak kebijakan lima hari sekolah yang tengah digulirkan Kemendikbud.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cek jadwal layanan SIM Gunungkidul, Rabu 28 Oktober 2026, lengkap dengan lokasi pelayanan, syarat perpanjangan, dan ketentuan SIM kedaluwarsa.
DPRD Kota Jogja mematangkan Raperda P4GN dengan fokus pada rehabilitasi, pengawasan obat berbahaya, dan penguatan koordinasi antarinstansi.
Polda Jatim memeriksa abu, tulang, dan mesin pencacah dalam penyidikan kasus pembunuhan Dini Hardiyanti dan anaknya di Madiun.
Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto meminta polisi mengedepankan pendekatan humanis saat mengawal demo 28 Oktober 2026.
KAI Daop 6 mengimbau penumpang tiba lebih awal pada 28 Oktober 2026 untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas akibat aksi mahasiswa.
KPK memeriksa empat pegawai BNPB sebagai saksi kasus dugaan korupsi dana siap pakai. Penyidik sebelumnya menyita barang bukti senilai Rp5,47 miliar.