Harga Beras Rendah, Petani Bantul Pilih Simpan Hasil Panen
Konser Dream Theater mendapat perhatian BPCB DIY
Harianjogja.com, SLEMAN -- Gelaran konser band rock progresive Dream Theater pindah lokasi ke Candi Prambanan. Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) DIY mengkhawatirkan getaran dari konser ini akan berdampak pada susunan batu peninggalan sejarah Hindu ini.
Kasi Perlindungan dan Pemanfaatan BPCB DIY Wahyu Astuti mengatakan kekhawatiran ini bukan berarti konser musik cadas ini akan langsung meruntuhkan bangunan candi.
“Tidak lantas buat candi runtuh, gempa saja tidak apa-apa tapi getarannya kan mengganggu, kurang baik dari segi konservasi,” ujarnya pada Harianjogja.com, Selasa (12/9/2017).
Ada kemungkinan musik yang berisik ini akan menggoncangkan tatanan dan struktur batuan di kompleks candi yang dibangun pada 850 Masehi ini. Meski belum dapat dipastikan, tingginya desibel yang dihasilkan konser itu akan membuat retakan ataupun dampak kecil yang berakibat dalam jangka panjang. Wahyu mengatakan batas maksimal suara di wilayah candi seharusnya maksimal hanya berkisar 80-100 desibel.
Menurutnya, pagelaran musik jazz yang belum lama ini berlangsung getarannya mencapai angka tersebut, apalagi musik rock dengan musik yang lebih menggelegar. Selain itu, ia juga menyoroti aspek kepantasan jika Candi Pramabanan dijadikan lokasi konser musik. Pasalnya, candi tersebut dulunya merupakan tempat ibadah bagi umat Hindu sehingga seharusnya dijaga suasananya.
“Dipakai untuk musik yang dombreng-dombreng itu kan rasanya tidak patut,” jelasnya.
Dalam jangka panjang ia juga menganggap akan tumbuh salah kaprah dari masyarakat mengenai penggunaan bangunan cagar budaya ini pada waktu-waktu mendatang. Dikatakan pula jika pihaknya selalu berharap jika penggunaan situs warisan dunia UNESCO ini selalu selaras dengan keberadaan candi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 1.021 warga Sleman gagal donor darah awal 2026, mayoritas karena Hb rendah. PMI pastikan stok aman.
Keributan misa GMS Bantul dipicu izin belum lengkap. Polisi mediasi kedua pihak, situasi kini kondusif dan tetap jaga toleransi.
Tawuran remaja di Magelang dipicu tantangan Instagram. Dua pelajar luka parah, lima pelaku diamankan polisi.
Polemik GMS Bantul berujung kesepakatan. Ibadah tetap boleh, namun wajib lengkapi izin. Polisi siap tindak pelaku intimidasi.
Survei Abacus Data: 80% warga Kanada nilai AS di jalur salah. Faktor Trump dan kondisi global jadi pemicu kekhawatiran.