IMUNISASI MEASLES RUBELLA : Pemkab Sleman Optimis Selesai Lebih Cepat Dari Target

Sekar Langit Nariswari
Sekar Langit Nariswari Senin, 18 September 2017 23:55 WIB
IMUNISASI MEASLES RUBELLA : Pemkab Sleman Optimis Selesai Lebih Cepat Dari Target

Presiden Joko Widodo melihat proses imunisasi Measles Rubella (MR) usai pencanangan kampanye imunisasi Measles Rubella di Madrasah Tsanawiyah Negeri 10, Jl. Damai, Sleman, Selasa (1/8/2017). Pemerintah berkomitmen untuk menghilangkan penularan dan populasi virus campak dan rubella di tahun 2020 serta mengkampanyekan pemberian imunisasi tersebut pada anak usia sembilan bulan sampai usia di bawah 15 tahun, untuk menekan kejadian kasus campak (measles) dan rubella. (Gigih.M. Hanafi/JIBI/Harian Jogja)

Imunisasi measles rubella di Sleman hampir diselesaikan

Harianjogja.com, SLEMAN -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman optimis pelaksanaan imunisasi Measles Rubella (MR) memenuhi target sebelum bulan ini berakhir. Salah satu tantangan yang masih harus dihadapi ialah penolakan berbasis agama untuk vaksin ini.

Novita Krisnaeni, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Sleman mengatakan capaian imunisasi MR di Sleman mencapai angka 88,17% secara keseluruhan.

“Capaian keseluruhan sejak pertama kali dilangsungkan,” terangnya pada Senin (18/9/2017).

Hal ini didapat dari target penerima vaksin sebanyak 234.347 di Sleman baik tahap pertama maupun tahap kedua.

Novi menilai raihan positif ini bisa memudahkan pihaknya menyelesaikan pemberian vaksin ini lebih cepat dari jadwal semula. Untuk pelaksanaan di bulan kedua, ia mengatakan jika penolakan berbasis agama masih terus muncul. Meski demikian, jumlah penolakan diklaim jauh lebih sedikit dibandingkan saat pelaksanaan imunisasi bulan pertama yang dipusatkan di sekolah-sekolah.

Untuk itu, pemerintah daerah masih menggandeng tokoh masyarakat serta keagamaan untuk melakukan pendekatan agar masyarakat bisa menerima vaksin ini. Keberadaan tokoh tersebut untuk menjelaskan pentingnya vaksin serta kandungannya yang aman bagi buah hati.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online