JBBA 2026: Ekonomi Berkelanjutan Penting bagi Korporasi dan Instansi
JBBA 2026 mendorong korporasi dan instansi publik mengadopsi ekonomi berkelanjutan sebagai strategi bisnis dan tata kelola.
JIBI/SOLOPOS/Agoes Rudianto PELANTIKAN DIREKTUR PDAM-Direktur Utama PDAM, Singgih Tri Wibowo (<I>lima dari kanan<I>) dilantik di Bale Tawangarum, Balaikota Solo, Jumat (4/11) bersama sejumlah direksi baru. Selain itu puluhan pejabat SKPD juga dimutasi termasuk pengisian dua jabatan eselon II yang kosong yakni Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata dan Kepala Dinas perindustrian dan Perdagangan.
Pemerintah pusat mengendus masih banyaknya kepala daerah baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota yang belum objektif dalam melakukan pengisian jabatan Kepala Dinas
Harianjogja.com, JOGJA--Pemerintah pusat mengendus masih banyaknya kepala daerah baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota yang belum objektif dalam melakukan pengisian jabatan Kepala Dinas. Disinyalir, efek Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) menjadi penyebabnya.
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Asman Abnur membenarkannya. Ditemui usai pembukaan acara Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Pemerintah (AKIP) DIY di Hotel Melia Yogyakarta, Kamis (28/9/2017), ia mengakui banyaknya fenomena hal tersebut.
Kendati belum mengetahui pasti jumlahnya, namun dari hasil pantauannya selama ini, sebagian besar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di sejumlah daerah dipimpin oleh pejabat dengan kompetensi yang tak sesuai dengan bidang OPD tersebut.
Paling banyak OPD yang dipimpin oleh ‘orang yang salah’ itu adalah Dinas Kesehatan. “Ini semua karena efek pasca Pemilukada. Banyak Gubernur, Bupati dan Walikota menempatkan tim suksesnya sebagai Kepala Dinas,” ujar Asman.
Selain tidak efektif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, penempatan pejabat yang tidak sesuai kompentesi ini jelas membuka peluang terjadinya penyimpangan terutama khususnya korupsi saat pembuatan program kerja. Itulah sebabnya, secara bertahap pihaknya akan menertibkan itu semua. Pihaknya akan melakukan evaluasi kepada masing-masing kepala daerah untuk segera melakukan penataan OPD di lingkungannya.
Tak hanya itu, ia pun berharap agar semua instansi pemerintahan daerah segera menerapkan manajemen kinerja. Dirinya mengimbau kepada masing-masing kepala daerah untuk tidak lagi mengorientasikan prestasi kinerja pemerintahannya pada penyerapan anggaran dan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).
Penilaian terhadap AKIP sebuah daerah, menurutnya kini tak lagi dinilai dari kedua hal itu. Keberhasilan dan akuntabilitas pemerintahan kini diukurnya dari sejauh mana dampak dari penyerapan anggaran tersebut.
“OPD harus punya target apa ingin dihasilkan dari total anggaran yang mereka butuhkan dan usulkan. Dengan begitu, masyarakat bisa menilai efektivitas anggaran yang dihabiskan tersebut,” tambah Asman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Selasa 6 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jadwal dari Jogja dan Kutoarjo.
Jadwal KA Bandara YIA Selasa 6 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan dari YIA ke Stasiun Tugu dan sebaliknya. Cek jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Selasa 6 Oktober 2026 dari Palur ke Jogja/Tugu tersedia 12 perjalanan. Simak jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 6 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif KRL sebesar Rp8.000.
Bimbel gratis di Prawirodirjan digelar lima kali sepekan untuk meningkatkan kemampuan belajar anak dan memperluas akses pendidikan.